Petani Sungai Enau Beralih ke Sawit Mulai Tinggalkan Karet
- 12 Apr 2026 21:40 WIB
- Pontianak
RRI. CO. ID, Kubu Raya – Banyak petani di Desa Sungai Enau, Kecamatan Kuala Mandor B, Kabupaten Kubu Raya mulai beralih dari berkebun karet ke tanaman kelapa sawit. Peralihan ini dipicu oleh hasil karet yang dinilai semakin menurun serta harga jual yang kurang menjanjikan.
Kepala Desa Sungai Enau, A. Yuliana, mengatakan tanaman karet yang sudah menua membuat hasil sadapan semakin berkurang. Kondisi ini mendorong sebagian petani memilih menanam sawit yang dianggap lebih menjanjikan secara ekonomi.
Menurut Yuliana, keberadaan perusahaan perkebunan sawit di sekitar wilayah desa juga mempengaruhi pilihan masyarakat. Sebagian warga tetap menyadap karet, namun tidak sedikit yang mulai beralih mengelola kebun sawit sendiri.
“Karena karet ini kan lama-kelamaan menua, jadi hasilnya mengurang. Jadi mungkin karena sudah ada perusahaan sawit, mereka ada yang larinya ke sawit, ada yang masih noreh, ada juga yang bersawit di kebun sendiri,” ujarnya, Sabtu, 11 April 2026.
Ia menilai, dari segi pendapatan, sawit dianggap lebih menjamin dibandingkan karet. Terlebih harga karet saat ini tergolong rendah sehingga hasil sadapan sulit mencukupi kebutuhan sehari-hari.
“Hasil torehan itu bukan menghasilkan, karena kalau sudah hari hujan susah kita noreh. Harga karet sekarang kadang satu kilo Rp7.500. Satu hari paling dapat sekitar 10 kilo,” jelasnya.
Meski demikian, Yuliana mengaku masih mempertahankan kebun karet karena dinilai lebih ramah terhadap kondisi tanah dibandingkan sawit.
“Karet kan pelindungannya lebih kuat daripada sawit. Kalau karet ditebang tanahnya masih bisa digunakan lagi, masih subur. Kalau sawit kata orang bisa merusak tanah,” tambahnya.
Selain faktor harga karet, masyarakat juga menghadapi kendala dalam bertani padi akibat serangan hama yang menyebabkan hasil panen sering gagal. Kondisi ini membuat sebagian warga semakin bergantung pada sektor perkebunan sebagai sumber penghasilan utama.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....