Pergantian Pimpinan MAN IC Sambas Didorong Inovatif

  • 06 Apr 2026 12:26 WIB
  •  Pontianak

RRI.CO.ID, Pontianak — Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Kalimantan Barat, Muhajirin Yanis, menegaskan pergantian kepemimpinan di Madrasah Aliyah Negeri Insan Cendekia (MAN IC) Sambas harus menjadi momentum untuk mendorong lompatan kinerja dan peningkatan mutu pendidikan. Hal itu disampaikan Muhajirin saat menerima kunjungan silaturahmi Kepala MAN IC Sambas, Dedi S, bersama jajaran di Pontianak, Senin, 6 April 2026.

Ia menekankan, kepemimpinan baru dituntut mampu menghadirkan inovasi yang berdampak langsung pada peningkatan prestasi siswa dan kualitas tenaga pendidik. “Saya berharap kepemimpinan yang baru ini mampu mendorong peningkatan prestasi, baik bagi siswa maupun guru. Inovasi menjadi kunci agar MAN IC Sambas terus berkembang dan berdaya saing,” ujar Muhajirin.

Menurutnya, sebagai madrasah unggulan, MAN Insan Cendekia memiliki tanggung jawab besar dalam mencetak generasi berprestasi dan berkarakter. Karena itu, strategi pembelajaran dan tata kelola pendidikan harus terus diperbarui agar adaptif terhadap perkembangan zaman.

Muhajirin juga menyoroti tantangan ke depan yang semakin kompleks, mulai dari peningkatan kualitas pembelajaran, penguatan kompetensi guru, hingga daya saing lulusan di tingkat nasional maupun global. Ia meminta seluruh jajaran madrasah memperkuat sinergi dan konsistensi dalam menjaga standar mutu pendidikan.

Sementara itu, Kepala MAN IC Sambas, Dedi S, menyatakan kesiapan untuk menjalankan amanah kepemimpinan dengan mendorong program yang lebih progresif. Ia juga mengapresiasi dukungan dari Kemenag Kalbar sebagai motivasi untuk meningkatkan capaian madrasah.

Pertemuan tersebut menegaskan pentingnya kolaborasi antara pimpinan wilayah dan satuan pendidikan dalam menjaga kualitas serta mendorong prestasi madrasah di Kalimantan Barat. Muhajirin mengharapkan sinergi seluruh jajaran madrasah dapat diperkuat demi menjaga standar mutu pendidikan yang berkelanjutan di Kalimantan Barat.

Dedi menyatakan kesiapannya menjalankan amanah melalui program progresif untuk meningkatkan capaian prestasi siswa maupun guru di tingkat nasional. Kolaborasi antara pimpinan wilayah dan satuan pendidikan menjadi kunci utama dalam mencetak generasi unggul yang adaptif terhadap zaman.

Baca juga: MAN 2 Ketapang Gelar Ujian Madrasah (UM) 2026

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....