Kemarau Panjang, Sungai Raya Siaga Hadapi Karhutla
- 03 Apr 2026 15:18 WIB
- Pontianak
RRI.CO.ID, Pontianak - Ancaman karhutla meningkat seiring kemarau panjang, aparat dan warga Sungai Raya diminta siaga sejak dini bersama.
Potensi kebakaran hutan dan lahan di Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Kubu Raya, mulai diwaspadai serius menyusul prediksi musim kemarau 2026 yang lebih panjang dan kering. Hal ini mengemuka dalam rapat koordinasi yang digelar di Sungai Raya, Kamis, 2 April 2026.
Kapolsek Sungai Raya AKP Haryanto menegaskan, kondisi penurunan curah hujan menjadi pemicu meningkatnya risiko kebakaran, terutama di wilayah dengan karakteristik lahan gambut.
“Rakor ini bertujuan menyatukan langkah seluruh stakeholder, khususnya pemerintah desa, dalam menghadapi potensi karhutla di wilayah Sungai Raya,” ujarnya.
Ia menekankan, pencegahan harus dimulai dari tingkat desa dengan mengaktifkan peran masyarakat, termasuk tidak membuka lahan dengan cara membakar.
Camat Sungai Raya M. Ikhsan Sukendra menambahkan, ancaman karhutla di wilayahnya memiliki dampak luas karena berdekatan dengan Bandara Supadio.
“Karhutla bukan hanya berdampak pada lingkungan, tetapi juga dapat mengganggu aktivitas penerbangan,” katanya.
Data Polres Kubu Raya menunjukkan hotspot masih fluktuatif sepanjang awal 2026, dengan ratusan titik api terpantau setiap bulan. Sementara BPBD mencatat 152 kejadian karhutla hingga akhir Maret. Wakapolres Kubu Raya Kompol Andri Syahroni mengingatkan, kondisi ini harus diantisipasi dengan langkah konkret seperti penyediaan sumber air, normalisasi parit, hingga kesiapan sarana pemadaman.
“Kondisi ini harus kita antisipasi sejak dini, karena potensi karhutla cukup tinggi hingga beberapa bulan ke depan,” jelasnya.
Selain pencegahan, aparat juga menegaskan penegakan hukum terhadap pelaku pembakaran lahan, dengan ancaman pidana penjara hingga 10 tahun dan denda maksimal Rp10 miliar. Di tengah ancaman kemarau panjang, kolaborasi masyarakat, aparat, dan dunia usaha menjadi kunci utama agar Sungai Raya terhindar dari bencana asap.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....