Polres Kubu Raya Imbau Warga Tak Terpancing Isu BBM
- 01 Apr 2026 11:08 WIB
- Pontianak
RRI.CO.ID, Kubu Raya - Kepolisian Resor Kubu Raya meminta warga tidak mudah percaya informasi simpang siur terkait kabar kenaikan bahan bakar minyak yang beredar luas di media sosial. Kapolres Kubu Raya AKBP Kadek Ary Mahardika melalui Kasubsi Penmas Aiptu Ade menegaskan, hingga saat ini belum ada keputusan resmi dari pemerintah pusat terkait penyesuaian harga BBM.
Menurut Ade, klarifikasi tersebut merujuk pada pernyataan Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi yang memastikan harga BBM tetap stabil di seluruh Indonesia per 1 April 2026. “Pemerintah melalui Mensesneg telah memastikan bahwa harga BBM tidak mengalami penyesuaian atau kenaikan. Ini hasil koordinasi dengan Kementerian ESDM dan PT Pertamina sesuai arahan Presiden,” ujarnya di Kubu Raya, Rabu, 1 April 2026.
Ia menambahkan, kebijakan tersebut menjadi bentuk komitmen pemerintah dalam menjaga daya beli masyarakat, khususnya kalangan menengah ke bawah. Berdasarkan data resmi, harga BBM di seluruh SPBU masih mengacu pada periode sebelumnya, di antaranya Pertalite Rp10.000 dan Biosolar Rp6.800 per liter.
Selain itu, Pertamax dibanderol Rp12.300, Pertamax Green 95 Rp12.900, Pertamax Turbo Rp13.100, Dexlite Rp14.200, serta Pertamina Dex Rp14.500 per liter. Polres Kubu Raya juga mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan pembelian berlebihan atau panic buying, karena stok BBM dipastikan aman dan distribusi berjalan lancar di seluruh wilayah.
Polres Kubu Raya mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk selalu bijak dalam menyaring setiap informasi yang beredar di internet. Langkah preventif ini sangat penting guna mencegah terjadinya kegaduhan akibat berita bohong yang dapat merugikan ketertiban umum.
Kepolisian juga memastikan akan terus melakukan pemantauan rutin pada setiap stasiun pengisian bahan bakar umum di wilayah tersebut. Pengawasan ketat ini bertujuan untuk menjamin distribusi berjalan dengan lancar tanpa adanya praktik penimbunan oleh oknum tidak bertanggungjawab.
Masyarakat diharapkan segera melaporkan segala bentuk kejanggalan dalam pelayanan distribusi energi kepada pihak berwajib secara cepat dan tepat. Kerjasama antara warga dan aparat keamanan merupakan kunci utama dalam menjaga stabilitas ekonomi serta kenyamanan hidup bersama saat ini.
Baca juga: Transportasi Masa Depan: Dari BBM ke Listrik, Kubu Raya Bersiap
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....