Sering Membandingkan Diri saat Lebaran? Saatnya Kenali Self-Worth

  • 30 Mar 2026 12:33 WIB
  •  Pontianak

RRI.CO.ID, Pontianak – Momen setelah Lebaran kerap memunculkan kebiasaan membandingkan diri dengan orang lain, terutama setelah menerima berbagai pertanyaan dari lingkungan sekitar. Hal ini dibahas dalam dialog bersama narasumber Nabila dari PKBI Kalimantan Barat dalam program Ruang Obrolan Pro 2 (RONDA) pada Kamis, 26 Maret 2026

Nabila menjelaskan bahwa kecenderungan membandingkan diri merupakan hal yang wajar. Menurutnya, setiap orang memiliki naluri untuk melakukan evaluasi diri agar dapat berkembang menjadi pribadi yang lebih baik. “Karena setiap orang itu nalurinya memang ada rasa evaluasi diri, ingin menjadi lebih baik,” jelas Nabila.

Namun demikian, ia menegaskan bahwa kebiasaan tersebut tetap perlu dikontrol agar tidak berdampak negatif. Seseorang perlu memiliki kesadaran untuk tidak berlarut-larut dalam membandingkan diri, serta tetap menghargai proses yang sedang dijalani.

Nabila juga menjelaskan terdapat dua jenis perbandingan sosial, yaitu upward social comparison dan downward social comparison. Upward social comparison adalah membandingkan diri dengan orang yang dianggap lebih unggul, yang dapat memberikan motivasi, namun juga berisiko menimbulkan ketidakpuasan terhadap diri sendiri.

Sementara itu, downward social comparison adalah membandingkan diri dengan orang yang dianggap berada di bawah. Hal ini dapat menumbuhkan rasa syukur, tetapi jika berlebihan justru dapat memunculkan sikap sombong. “Boleh-boleh saja membandingkan diri sendiri, tetapi tetap ada batasannya,” ujarnya.

Ia mengingatkan pentingnya melihat sisi positif dari setiap perbandingan tersebut. Selain itu, individu juga perlu menanamkan kemampuan untuk mengontrol diri agar tidak terjebak dalam perasaan negatif yang berkepanjangan.

Faktor lingkungan juga turut memengaruhi rasa percaya diri seseorang. Nabila menyarankan agar individu memilih lingkungan yang mendukung perkembangan diri. “Kalau misalnya mau berprestasi, cari teman yang sejalan berprestasi juga, akan menumbuhkan rasa motivasi dan semangat lagi untuk berprestasi,” jelasnya.

Sebagai penutup, Nabila membagikan cara menemukan self-worth atau nilai diri setelah melewati momen Lebaran. “Pertama, sadari dulu. Mengenali diri lagi. Ngomong sama diri sendiri kalau sekarang lagi berproses,” katanya. Ia menegaskan, “Self-worth bukan berarti kita berhenti membandingkan diri, tapi kita lebih ke mengenal diri kita, memperlakukan diri kita secara adil dan lebih lembut.”

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....