Stok Mulai Menipis, Camat Batu Ampar Ajukan Penambahan Pendistribusian BBM
- 24 Mar 2026 21:51 WIB
- Pontianak
RRI.CO.ID, Kubu Raya - Ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) di wilayah pesisir Kabupaten Kubu Raya, khususnya Kecamatan Batu Ampar, dipastikan masih aman hingga dua hari ke depan. Namun, stok diperkirakan akan habis dalam waktu dekat jika tidak segera mendapat tambahan pasokan.
Camat Batu Ampar, Alfian mengatakan pihaknya telah mengajukan permintaan distribusi langsung dari SPBU Batu Ampar ke depo di Siantan sebagai langkah darurat.
“Kalau besok Kamis 26 Maret 2026 kemungkinan sudah habis. Kita sudah ajukan langsung ke depo di Siantan. Tanggal 2 April 2026 dipastikan BBM datang, tapi kita upayakan bisa masuk dalam 1–2 hari ke depan,” kata, Alfian disela menghadiri open house kediaman Wakil Bupati Kubu Raya Sukiryanto, Selasa, 24 Maret 2026 siang.
Ia menjelaskan, terdapat dua opsi yang tengah ditempuh untuk mengatasi potensi kelangkaan tersebut. Opsi pertama adalah percepatan distribusi dari depo Siantan. Sementara opsi kedua berasal dari dukungan pemerintah daerah melalui Pertamina, yakni penyaluran BBM non-subsidi jenis Pertamax.
"Namun, distribusi Pertamax juga menghadapi kendala karena sebagian sopir masih dalam suasana libur Lebaran. Di sisi lain, harga BBM non-subsidi tersebut lebih tinggi dibandingkan Pertalite", ujar Alfian.
Untuk wilayah Kecamatan Padang Tikar, Pertamax dijual dengan kisaran harga Rp Rp15,5 ribu hingga Rp16 ribu per liter. Pemerintah kecamatan juga mengimbau seluruh penjual BBM eceran (pertamini) agar mencantumkan label non-subsidi secara jelas kepada masyarakat.
Pemerintah setempat memastikan terus berupaya agar pasokan BBM segera normal guna menghindari dampak lebih luas terhadap aktivitas warga pesisir.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....