Dishub Kalbar Perkuat Pengamanan Arus Mudik Lebaran
- 20 Mar 2026 02:16 WIB
- Pontianak
RRI. CO. ID, Pontianak – Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar) memperkuat langkah pengamanan, kelancaran, dan keselamatan arus mudik Idul Fitri 1447 Hijriah dengan melibatkan berbagai instansi terkait. Kepala Dishub Kalbar, Hermanus, mengatakan pihaknya telah menugaskan personel di sejumlah posko terpadu, seperti di bandara, Pelabuhan Dwikora, hingga kawasan perbatasan.
“Yang jelas kita bekerja sama dengan berbagai instansi, dan juga sudah menugaskan personel di posko terpadu, baik di bandara, pelabuhan Dwikora, maupun di ALBN,” ujarnya di Pontianak, Rabu, 18 Maret 2026.
Ia menjelaskan, Dishub bersama instansi terkait masih melakukan pendataan jumlah pemudik yang akan diumumkan secara berkala. Selain itu, pihaknya menjalankan fungsi pengawasan transportasi guna mendukung kelancaran dan keselamatan lalu lintas selama periode mudik.
Salah satu upaya yang dilakukan adalah inspeksi keselamatan lalu lintas dan angkutan jalan atau ramcek terhadap armada angkutan. Kegiatan ini melibatkan Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) dan kepolisian. “Kami memastikan armada yang beroperasi sudah melalui pengecekan kelayakan kendaraan, sehingga memberikan jaminan keselamatan bagi penumpang,” kata Hermanus.
Dishub Kalbar juga melakukan pengaturan lalu lintas di titik rawan kemacetan, seperti di Jembatan Kapuas II. Melalui koordinasi dengan kepolisian dan pemerintah kabupaten/kota, diterapkan pembatasan operasional angkutan barang pada jam-jam tertentu.
“Pagi dari jam 6 sampai jam 8 dan sore dari jam 4 sampai jam 7, angkutan barang dibatasi melintas untuk mengurangi kemacetan,” ujarnya.
| Baca juga: DJP Kalbar Perkuat Kesadaran Pajak Mahasiswa |
Selain itu, pengawasan di lapangan akan dilakukan bersama kepolisian dan Dishub kabupaten/kota guna memastikan kebijakan tersebut berjalan efektif. Hermanus menambahkan, pihaknya juga mendorong pelaksanaan uji KIR kendaraan sebagai bagian dari upaya menjamin kelayakan operasional angkutan.
Terkait program Mudik Gratis Khatulistiwa, ia menyebutkan hal tersebut merupakan bentuk komitmen pemerintah dalam menyediakan layanan transportasi yang aman dan terjangkau bagi masyarakat. “Tujuannya agar masyarakat tidak menggunakan kendaraan pribadi, terutama sepeda motor, karena risikonya cukup besar terhadap kecelakaan,” ucapnya.
Ia juga menilai program ini turut membantu mengurangi kepadatan lalu lintas dan efisiensi penggunaan bahan bakar selama arus mudik. Dari target 1.200 peserta, realisasi mudik gratis tahun ini mencapai 1.210 orang dengan dukungan 33 armada bus dan 12 rute perjalanan.
“Ke depan, dengan tingginya minat masyarakat, kita akan menyesuaikan kapasitas dan menambah armada pada rute-rute dengan permintaan tinggi,” kata Hermanus mengakhiri pernyataannya.
Baca juga: BPBD Kalbar Dirikan Posko Kesiapsiagaan Lebaran, Siaga Hadapi Potensi Bencana
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....