Antisipasi Lonjakan Mobilitas Lebaran, Polres Bengkayang Siagakan 56 Personel

  • 09 Mar 2026 22:14 WIB
  •  Pontianak

RRI.CO.ID, Bengkayang - Menjelang arus mudik dan perayaan Idul Fitri 1447 Hijriah, Polres Bengkayang menyiapkan sejumlah langkah pengamanan untuk memastikan situasi keamanan dan kelancaran masyarakat selama masa Lebaran. ‎Kesiapan tersebut dibahas dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Lintas Sektoral Operasi Kepolisian Terpusat Ketupat Kapuas 2026 yang digelar di Aula Tunggal Panaluan Polres Bengkayang, Senin, 9 Maret 2026.

‎Wakapolres Bengkayang Kompol Suparwoto menyampaikan, dalam pelaksanaan Operasi Ketupat Kapuas 2026, Polres Bengkayang akan melibatkan 56 personel yang disiagakan untuk mendukung pengamanan di wilayah hukum Polres Bengkayang. ‎Untuk menunjang pelayanan kepada masyarakat, Polres Bengkayang juga akan mendirikan tiga Pos Pengamanan (Pospam) yang berada di titik-titik strategis.

‎"Yakni Pos Pengamanan Bengkayang, Pos Pengamanan Simpang Pantai Samudera Indah, serta Pos Pengamanan Terminal Sungai Duri. Pos-pos tersebut akan menjadi pusat pengawasan sekaligus pelayanan bagi masyarakat selama masa mudik dan libur Lebaran," katanya.

‎Sementara itu, Wakil Bupati Bengkayang, Syamsul Rizal menyampaikan bahwa rapat koordinasi lintas sektoral ini merupakan agenda penting untuk memastikan kesiapan seluruh pihak dalam menjaga stabilitas keamanan daerah selama Ramadan hingga Idul Fitri.

‎Ia juga menekankan perlunya penebalan pengamanan pada titik-titik keramaian, khususnya di wilayah Kecamatan Sungai Raya dan Sungai Raya Kepulauan yang memiliki kawasan wisata pantai serta mayoritas masyarakat beragama muslim. ‎Ketua DPRD Kabupaten Bengkayang Debit, turut menyoroti tingginya mobilitas masyarakat saat perayaan Idul Fitri sehingga diperlukan langkah antisipasi di daerah rawan kecelakaan lalu lintas serta penguatan pengamanan di kawasan objek wisata.

‎Dalam paparan yang disampaikan Kabag Ops Polres Bengkayang Kompol Rismanto Ginting, dijelaskan sejumlah potensi kerawanan selama periode menjelang hingga pasca Idul Fitri, mulai dari stabilitas harga bahan pokok, meningkatnya mobilitas masyarakat untuk mudik dan rekreasi, potensi kemacetan serta kecelakaan lalu lintas, hingga kemungkinan meningkatnya kejahatan konvensional seperti pencurian, curanmor, penipuan, serta penyalahgunaan narkotika dan minuman keras.

‎Selain itu, potensi bencana alam seperti banjir, angin kencang, maupun tanah longsor juga menjadi perhatian yang perlu diantisipasi guna meminimalisir gangguan terhadap aktivitas masyarakat selama masa libur Lebaran. ‎Dalam sesi diskusi, perwakilan Dinas Perhubungan Kabupaten Bengkayang menyampaikan kesiapan pihaknya untuk mendukung pengamanan melalui penempatan personel pada pos pengamanan serta pelaksanaan ramp check terhadap kendaraan angkutan umum, khususnya bus yang beroperasi di wilayah Bengkayang.

‎Operasi Kepolisian Terpusat Ketupat Kapuas 2026 dengan tema “Mudik Aman, Keluarga Bahagia” akan dilaksanakan selama 13 hari, mulai 13 hingga 25 Maret 2026.

Baca juga: Kemenag Kalbar Ikuti Rakor Operasi Ketupat Polda

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....