Pemuda Muhammadiyah Kubu Raya Perkuat Toleransi lewat Refleksi Kebangsaan
- 09 Mar 2026 10:12 WIB
- Pontianak
RRI.CO.ID, Kubu Raya - Pemerintah Kabupaten Kubu Raya memberikan apresiasi kepada Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah (PDPM) Kubu Raya atas inisiatifnya menggelar kegiatan Refleksi Kebangsaan Ramadhan yang mengangkat isu penguatan toleransi dan pencegahan radikalisme di tengah masyarakat. Kegiatan yang mengusung tema “Peran Strategis Pemuda dalam Mencegah Intoleransi, Radikalisme, dan Kejahatan Siber di Era Digital” tersebut dilaksanakan pada Sabtu, 7 Maret 2026 di Pusat Dakwah Muhammadiyah Kubu Raya.
Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Kubu Raya, Amini Maros, yang hadir mewakili Bupati Kubu Raya menyampaikan apresiasi pemerintah daerah terhadap peran aktif organisasi kepemudaan dalam menjaga stabilitas sosial di tengah keberagaman masyarakat. Menurutnya, pemuda memiliki posisi strategis sebagai garda terdepan dalam mencegah berkembangnya paham-paham yang dapat mengancam persatuan bangsa.
“Kami dari pemerintah daerah berharap pemuda-pemuda ini menjadi garda terdepan dalam rangka mencegah intoleransi, radikalisme, bahkan ekstremisme, terorisme, dan kejahatan siber,” ujar Maros saat memberikan keterangan kepada awak media.
Ia menjelaskan, kondisi Kabupaten Kubu Raya hingga saat ini relatif aman, damai, dan kondusif. Namun, masyarakat Kubu Raya dikenal sangat heterogen dengan sedikitnya 17 etnis yang hidup berdampingan. Karena itu, sikap toleransi dan saling menghormati antar suku dan agama menjadi faktor penting dalam menjaga keharmonisan sosial.

Pemerintah daerah juga mengingatkan agar masyarakat tidak memberi ruang bagi tumbuhnya bibit-bibit intoleransi maupun radikalisme yang dapat memicu konflik sosial. Dalam konteks tersebut, pemuda diharapkan mampu menjadi agen perdamaian sekaligus pelopor dalam mengajak masyarakat, keluarga, dan lingkungan sekitar untuk menolak ideologi yang bertentangan dengan nilai kebangsaan. Lebih lanjut, Maros menegaskan bahwa penguatan nilai-nilai kebangsaan melalui Empat Pilar Kebangsaan menjadi fondasi penting dalam menangkal ideologi menyimpang.
“Dengan menanamkan empat pilar; pertama Pancasila, kemudian Undang-Undang Dasar 1945, selanjutnya NKRI harga mati, dan terakhir bagaimana kita mengimplementasikan Bhineka Tunggal Ika di tempat kita masing-masing,” katanya.
Melalui kegiatan Refleksi Kebangsaan Ramadhan ini, Pemuda Muhammadiyah Kubu Raya diharapkan mampu terus menjadi motor penggerak dalam memperkuat nilai toleransi, menjaga persatuan, serta membangun kesadaran generasi muda agar lebih bijak menghadapi tantangan radikalisme dan kejahatan siber di era digital.
Baca juga: Wagub Krisantus Ajak Perkuat Harmoni dan Toleransi di Kalbar
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....