Minat Relawan Kemanusiaan di Kalangan Gen Z Masih Rendah

  • 06 Mar 2026 15:57 WIB
  •  Pontianak

RRI.CO.ID, Pontianak - Minat generasi muda atau Gen Z untuk terlibat sebagai relawan kemanusiaan dinilai masih rendah. Kondisi ini dipengaruhi berbagai faktor, mulai dari tingginya risiko tugas, tuntutan waktu, hingga tekanan ekonomi yang semakin besar.

Kepala Pos Komando Kesehatan Palang Merah Indonesia (PMI) Kalimantan Barat, Nurul Indah Khairunnisak mengatakan, menjadi relawan kemanusiaan membutuhkan komitmen waktu, tenaga, dan keterampilan, namun tidak disertai imbalan finansial. Hal ini kerap bertentangan dengan kebutuhan hidup modern yang semakin mahal.

Selain itu, menurutnya sebagian generasi muda atau kalangan milenial juga menilai aktivitas relawan kurang menarik. Tugas relawan kerap dianggap membosankan karena kegiatan yang dinilai monoton sehingga menimbulkan kejenuhan.

“Sebagian anak muda menganggap kegiatan relawan itu kurang menarik dan cenderung itu-itu saja,” ujarnya, Jum’at, 6 Maret 2026.

Ketua Kwarcab Pramuka Kota Pontianak, Firdaus Zar’in mengungkapkan generasi muda pada dasarnya menyukai kegiatan yang mampu menarik perhatian dan memberi pengalaman baru. Menurutnya, dalam melakukan perekrutan relawan, organisasi perlu menyesuaikan pendekatan dengan minat generasi muda.

“Setelah itu barulah dilakukan pembinaan dan pelatihan agar mereka siap terjun ke kegiatan sosial maupun kemanusiaan,” ucapnya.

Firdaus menilai hal tersebut menjadi tantangan tersendiri bagi organisasi kemanusiaan untuk meningkatkan partisipasi Gen Z, khususnya dalam penanganan bencana alam dan kegiatan sosial di masyarakat.

“Ini tantangan kita juga relawan milenial ini kelak bisa membantu kita dalam panganan kebencanaan dan lainnya,” katanya.

Baca juga: Syarief Abdullah Pimpin Kembali Kwarda Pramuka Kalimantan Barat

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....