Energi Nuklir Bersih Saat Proses Pembangkitan

  • 03 Mar 2026 10:25 WIB
  •  Pontianak

RRI.CO.ID, Pontianak - Akademisi Fakultas Teknik Universitas Tanjungpura Kiki Prio Utomo menilai energi nuklir secara teknis memiliki keunggulan dari sisi daya tahan sumber energi dan rendah emisi saat proses pembangkitan Listrik. Kiki Prio Utomo, menyebut energi nuklir merupakan salah satu sumber energi yang tidak mudah habis dalam waktu dekat dibandingkan energi fosil.

“Secara teknis, energi nuklir itu energi yang bisa bertahan lama. Tidak dalam waktu dekat mudah habis dan ini bisa meningkatkan ketahanan energi,” ujar Kiki, Senin 2 Maret 2026.

Menurutnya, dalam konteks ketahanan energi nasional, nuklir berpotensi menjadi salah satu alternatif untuk menjaga pasokan listrik jangka panjang. Kiki juga menyoroti aspek kebersihan energi nuklir. Ia menjelaskan, jika dilihat dari sisi emisi saat proses pembangkitan listrik, nuklir tergolong relatif bersih.

“Kalau kita lihat dari emisi saat dibangkitkan, nuklir itu tidak menghasilkan apa pun kecuali uap air,” kata Kiki.

Meski demikian, Kiki menegaskan bahwa istilah bersih pada energi nuklir bersifat relatif. Sebab, pembangkit listrik tenaga nuklir tetap menghasilkan residu atau limbah radioaktif. Menurut Kiki, residu dan sampah nuklir memerlukan waktu yang sangat lama agar tingkat bahayanya menurun dan tidak lagi membahayakan lingkungan. Karena itu, ia menilai pengelolaan limbah menjadi aspek krusial dalam pengembangan energi nuklir agar tetap aman dan berkelanjutan di masa depan.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....