Hijaukan Perbatasan, Karantina Kalbar Ikuti Aksi Tanam Pohon
- 28 Feb 2026 13:17 WIB
- Pontianak
RRI.CO.ID, Pontianak - Sinergi di beranda depan negara tak hanya soal pengawasan, tetapi juga kepedulian terhadap lingkungan. Semangat itu tercermin saat Karantina Kalimantan Barat Satuan Pelayanan (Satpel) PLBN Jagoi Babang bersama unsur CIQS yang terdiri dari Bea Cukai, Imigrasi, Karantina Kesehatan, serta Satgas Pamtas wilayah Jagoi Babang memenuhi undangan Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP) untuk melaksanakan aksi penanaman pohon di area Mes PLBN Jagoi Babang, Jumat , 27 Februari 2026.
Kegiatan yang digelar di kawasan PLBN Jagoi Babang ini menjadi simbol kolaborasi lintas instansi di wilayah perbatasan. Tidak hanya menjalankan fungsi pengawasan dan pelayanan lintas negara, para petugas juga menunjukkan kepedulian terhadap kelestarian lingkungan sekitar pos perbatasan.
Para penjaga perbatasan tersebut bahu-membahu menanam bibit pohon sebagai simbol persatuan dan komitmen bersama dalam menjaga ekosistem. Dengan penuh semangat, mereka menata dan menanam pohon di sejumlah titik strategis di sekitar area mes, menciptakan suasana hijau yang diharapkan tumbuh dan memberi manfaat jangka panjang.
Noval Isnaeni selaku Penanggung Jawab Satpel PLBN Jagoi Babang menuturkan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata penerapan nilai Harmonis dan Kolaboratif dalam pelaksanaan tugas. Menurutnya, kolaborasi tidak hanya terbangun dalam ruang rapat atau saat patroli, tetapi juga melalui aksi bersama yang memberi dampak langsung bagi lingkungan.
.webp)
“Kegiatan ini adalah wujud nyata penerapan nilai Harmonis dan Kolaboratif. Selain untuk penghijauan, penanaman ini sangat penting sebagai upaya mitigasi mencegah longsor dan memperkokoh struktur tanah di sekitar area PLBN. Kami melebur tanpa sekat untuk membangun lingkungan kerja yang asri sekaligus aman. Soliditas ini adalah fondasi penting agar koordinasi pengawasan di perbatasan ke depannya semakin kuat dan selaras,” ujar Noval.
Penanaman pohon tersebut juga menjadi langkah preventif dalam menjaga stabilitas tanah di kawasan perbatasan yang memiliki kontur berbukit. Upaya ini diharapkan mampu mengurangi risiko bencana alam seperti longsor, sekaligus meningkatkan kualitas udara dan kenyamanan lingkungan kerja bagi seluruh petugas serta masyarakat sekitar.
Aksi menanam pohon ini merupakan langkah kecil namun nyata untuk memberikan napas baru bagi bumi. Dari Jagoi Babang, langkah hijau dimulai demi masa depan lingkungan yang lebih baik dan berkelanjutan bagi generasi mendatang. Bersama kita jaga alam, bersama kita jaga perbatasan
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....