Strategi Gen Z Bangun Bisnis di Era Digital

  • 27 Feb 2026 21:17 WIB
  •  Pontianak

RRI.C.ID, Pontianak - Berawal dari kisah seorang anak muda di Pontianak, lebih tepatnya Hernando Ivander Henprilia, Owner Coffee Shop "Rumah Kita". Gen Z yang satu ini bersama seorang rekannya, mampu membangun bisnis kuliner dengan konsep yang menawarkan kenyamanan bagi pelanggan.

“Bulan Agustus 2022, saat masih SMA kepikiran buka coffee shop modalnya butuh berapa sih ? Hitung- hitung, habis itu tutup. Satu hingga dua tahun kemudian, ketemu sama Sammy dari komunitas. Sammy bilang mau buka coffee shop dan sudah ada tempat. Singkat cerita akhirnya kita bukalah rumah kita itu,”Ujar Nando saat menjadi narasumber acara "Ekonomi Digital" di Pro 1 RRI Pontianak pada Jum'at, 27 Februari 2026.

Ia bercerita alasan mengapa coffee shop miliknya di beri nama “Rumah Kita”. “Awalnya bentuknya dari rumah tua yang kita renovasi, terus kita mempertahankan ruangan-ruangannya yang memiliki banyak sekat sekat,”ujarnya.

Alasan lainnya, Nando ingin “Rumah Kita” dapat menghadirkan suasana yang nyaman bagi pengunjung. “Kita menghadirkan suasana homy dan comfy. Orang masuk ke rumah kita nggak kaya coffe shop yang mewah banget, tapi dia ngerasain balik ke rumah, dan nyaman,”ujarnya.

Menurutnya strategi penjualan pada bisnis kopi harus terciptanya suasana nyaman seperti di rumah sendiri serta rasa nikmat dari kopi itu sendiri. Namun, diantara keduanya Nando mengaku menjual “rasa kopi nikmat” jauh lebih penting.

“Rasa itu penting, ambience juga mendukung, kalau ambience tidak masuk juga bakal ngaruh ke pengalaman yang dirasakan costumer,”ujarnya.

Strategi lainnya untuk menarik pelanggan, Nando membagikan tips yakni dengan menghadirkan lagu yang easy listening. “Lagu lagi indie yang chill yang tidak terlalu nge-beat. Karena banyak costumer yang bekerja sambil zoom, rapat, agar tidak mengganggu ketenangan mereka,”ujarnya.

Bahkan ia tidak merasa keberatan apabila costumer/pelanggan hanya sekedar membeli secangkir kopi saja. Bahkan coffee shop ini juga menyediakan wifi bagi pelanggan. “Nggak apa apa ngopi sambil berlama lama meski hanya membeli secangkir kopi,”ujarnya.

Coffee Shop ini menawarkan banyak menu best seller dari minuman hingga makanan berat. “Kopi susu rumah kita pakai base salted caramel, moktel segar, seremonial matcha, snack produksi sendiri seperti resol mayo, brownies, cookies, cheese cake. Makanan berat dari makanan nusantara, Chinese food dan western food juga ada,”ujarnya

Mengenai harga, Nando menjelaskan seperti minuman ceremonial matcha paling tinggi di bandrol sekitar 40-50 ribu. Hal ini diakuinya karena bahan baku seperti serbuk matcha terbilang mahal. “Dari powder matcha udah mahal karena import dari Jepang,” katanya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....