Polda Kalbar Ajak Jaga Silahturahmi dalam Moment Ramadan

  • 26 Feb 2026 13:55 WIB
  •  Pontianak

RRI.CO.ID, Pontianak : Bulan suci Ramadan sering dijadikan moment oleh umat muslim untuk semakin mempererat tali silahturahmi, seperti yang dilakukan Kepolisian Daerah Kalimantan Barat. bulan yang penuh berkah ini selalu dijadikan moment Polda Kalbar untuk memperkuat sinergitas dan toleransi lintas elemen masyarakat melalui kegiatan buka puasa bersama, yang di hadiri jajaran PJU Polda Kalbar, perwakilan Pangdam XII/Tanjungpura, Kepala BNNP Kalbar, tokoh agama, organisasi kemasyarakatan, organisasi kepemudaan, mahasiswa, pengemudi ojek online hingga unsur Forkopimda.

Dalam Kuliah tujuh menitnya (Kultum) di acara buka puasa bersama di Masjid An-Nur Mapolda Kalbar, Kapolda Kalbar, Irjen Pol Pipit Rismanto, memberikan apresiasi atas kehadiran semua pada momentum buka bersama, karena moment ini bukan sekedar silaturahmi tapi momentum menyatukan niat yang sama menjalankan amanah, semangat toleransi dalam perbedaan.

“Melalui momentum Ramadan ini, dengan keberagaman dan kekayaan Kalimantan Barat, kita harus membangun sinergitas yang kuat dan sikap toleransi antar sesama. Dengan segala kelebihan dan kekurangan, kita saling melengkapi untuk menjaga kamtibmas,” ujar Irjen Pol Pipit Rismanto, Rabu (25/2/2026).

Kapolda menegaskan, situasi aman dan kondusif bukan hanya tanggung jawab kepolisian semata. TNI, Polri, Forkopimda, instansi vertikal, serta seluruh elemen masyarakat memiliki peran penting dalam menjaga stabilitas daerah.

“Saya mengucapkan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada masyarakat Kalbar. Kondusifitas ini harus kita jaga bersama agar pertumbuhan ekonomi tetap berjalan dengan baik,” tegasnya.

Menurutnya, kebersamaan dan harmoni menjadi kunci dalam mengelola berbagai potensi perbedaan di Kalimantan Barat sehingga tetap tercipta suasana damai dan toleran.

Sementara itu dalam Tausiah yang disampaikan oleh Ustadz Abdurrahman, disampaikan bahwa bulan puasa, pahala ibadah dilipatgandakan, setan dibelenggu, makan sahur berpahala.

Allah mempersiapkan surga bagi umat yang berpuasa. Diakhir ramadhan dosanya diampuni. Juga disampaikan tentang Malam lailatur qodar atau hadiah dari Allah lebih baik dari 1000 bulan. Di akhir tausiahnya Ustadz Abdurrahman juga menekankan pentingnya toleransi dalam kehidupan sebagai dasar terciptanya keamanan dan kenyamanan dalam dalam berkehidupan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....