Imlek dan Ramadan Pontianak Berlangsung Kondusif

  • 21 Feb 2026 10:25 WIB
  •  Pontianak

RRI. CO. ID, Pontianak – Perayaan Imlek 2577 Kongzili di Kota Pontianak berlangsung meriah, tertib, dan dalam suasana yang kondusif. Sejumlah kegiatan digelar dengan partisipasi aktif masyarakat lintas etnis dan agama.

Tokoh pemuda dan pengusaha Tionghoa Kalimantan Barat, Sugioto atau yang akrab disapa Rico, mengapresiasi berbagai pihak yang turut menyukseskan rangkaian perayaan tersebut. Ia menilai kebersamaan dan saling menghargai menjadi kunci terciptanya situasi yang aman serta kondusif selama perayaan berlangsung.

“Perayaan Imlek tahun ini berjalan cukup meriah, tertib, dan kondusif. Masyarakat saling menjaga dan saling menghargai satu sama lain, selamat menyambut bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah bagi umat muslim, semoga semua amal ibadah kita senantiasa diterima Tuhan Yang Maha Esa” ujar Sugioto di Pontianak, Jum'at, 20 Februari 2026.

Menurutnya, dukungan aparat keamanan, pemerintah daerah dan pemerintah kota, serta partisipasi masyarakat menjadi faktor terpenting dalam menjaga stabilitas selama momentum perayaan tahun baru Imlek tersebut.

Di waktu yang hampir bersamaan, umat Islam juga bersuka cita menyambut datangnya bulan suci Ramadan 1447 Hijriah. Penyambutan ditandai dengan pelaksanaan pawai obor akbar yang dipusatkan di halaman Masjid Raya Mujahidin kota Pontianak.

Pawai obor tersebut diikuti dengan antusias oleh umat Muslim dan berbagai kalangan, termasuk juga tim-tim pemadam kebakaran swasta yang ada di kota Pontianak. Kegiatan tersebut berlangsung dengan aman, tertib dan menjadi simbol semangat dalam menyambut bulan suci yang penuh berkah.

Sugioto menilai, momentum perayaan Imlek dan Ramadan yang hampir bersamaan ini menjadi cerminan kuatnya toleransi dan harmonisasi antar umat beragama di Kalimantan Barat, khususnya Kota Pontianak.

Ia juga mengingatkan bahwa rangkaian perayaan Imlek masih akan berlanjut hingga perayaan Cap Go Meh mendatang. Karena itu, ia berharap seluruh elemen masyarakat dapat tetap menjaga situasi yang aman, damai dan nyaman dalam dua perayaan tersebut.

Di tengah suasana bulan suci Ramadan, Sugioto mengajak warga Tionghoa maupun umat Muslim untuk terus mempererat kebersamaan serta tetap menjaga kondusifitas di lingkungan masing-masing.

“Semoga semangat saling menghormati ini terus terjaga, sehingga kota Pontianak tetap menjadi kota yang harmonis dan penuh rasa toleransi,” kata Sugioto..

Dengan sinergi dari seluruh pihak, perayaan keagamaan di Kota Pontianak diharapkan dapat berlangsung lancar dan menjadi momentum dalam memperkuat persatuan di tengah keberagaman.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....