Imlek dan Ramadhan, Simbol Persaudaraan Kalbar
- 18 Feb 2026 08:04 WIB
- Pontianak
RRI.CO.ID, Pontianak — Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan, menegaskan perayaan Tahun Baru Imlek yang bertepatan dengan momentum menyambut bulan suci Ramadhan menjadi simbol kuat persaudaraan lintas agama dan suku di Kalimantan Barat.
Menurutnya, cahaya lampion merah dalam perayaan Imlek dan cahaya obor dalam tradisi menyambut Ramadhan menjadi gambaran nyata harmoni masyarakat di Bumi Khatulistiwa.
“Perayaan Imlek ini bersamaan dengan menyambut bulan suci Ramadhan, cahaya lampion merah dan cahaya obor menjadi satu menggambar satu persaudaraan agama dan suku di Kalimantan Barat ini. Itulah Indonesia meski berbeda-beda tapi tetap satu,” ujar Norsan, Senin, 16 Februari 2026.
Ia juga menyoroti perayaan Cap Go Meh yang nantinya bertepatan dengan bulan Ramadhan. Menurutnya, momentum tersebut harus menjadi penguat sikap saling menghormati antarumat beragama.
“Nanti di dalam acara Cap Go Meh bertepatan dengan bulan suci Ramadhan, kita saling menghargai. Masyarakat Tionghoa menghargai muslim, muslim menghargai masyarakat Tionghoa. Keberagaman tidak menjadi masalah, yang penting bagaimana kita me-manage perbedaan tersebut,” kata Norsan.
Norsan pun mengimbau masyarakat untuk terus menjaga toleransi dan menghormati setiap perayaan keagamaan demi mempererat persatuan di Kalimantan Barat.
“Himbauan saya untuk masyarakat kota sama-sama saling menghormati perayaan agama,” ucap Norsan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....