IP 86 Teguhkan Persaudaraan Lintas Generasi

  • 15 Feb 2026 18:53 WIB
  •  Pontianak

RRI. CO.ID, Pontianak - Menjaga persaudaraan lintas generasi menjadi bagian penting Ikatan Persaudaraan (IP 86) menjelang perayaan Imlek 2577 Kongzili tahun ini. IP 86 sendiri merupakan wadah yang menyatukan alumni SMA Santo Petrus lulusan tahun 1986 yang rutin mengundang para guru untuk silaturahmi dan makan bersama di setiap menjelang Imlek.

Ketua Panitia kegiatan Makan Bersama Guru Menjelang Imlek, Andreas Acui Simanjaya, menyampaikan bahwa momentum Tahun Baru Imlek bukan sekadar perayaan, melainkan ruang untuk mempererat tali kekeluargaan antara alumni dan para pendidik.

Menurut Andreas, dalam budaya Tionghoa terdapat tradisi berkumpul bersama keluarga sebelum memasuki tahun baru. Nilai itulah yang ingin dihidupkan IP 86 dengan menghadirkan para guru sebagai orang tua intelektual yang telah membimbing perjalanan hidup para alumni.

“Makan bersama Guru Menjelang Imlek merupakan simbol pengakuan bahwa guru adalah orang tua intelektual bagi kami. IP 86 ingin terus hadir bukan hanya sebagai komunitas alumni, tetapi sebagai keluarga besar yang saling mendukung,” ucap Andreas saat kegiatan yang digelar di Aston Pontianak Hotel & Convention Center, Minggu, 15 Februari 2026.

Ia berharap kegiatan seperti ini dapat rutin dilaksanakan agar hubungan alumni dan guru tetap hangat serta berkelanjutan dari waktu ke waktu.

Ketua IP 86, Nurhayati Huang atau yang akrab disapa Huang Huang, menambahkan bahwa kegiatan ini bukan sekadar ajang temu kangen, melainkan wujud rasa terima kasih tulus kepada para guru yang telah membentuk karakter dan masa depan para alumni.

“Tanpa bimbingan para guru, kami tidak akan menjadi pribadi seperti hari ini. Momentum Imlek kami jadikan ruang untuk berbagi kebahagiaan, mempererat silaturahmi, dan menghidupkan kembali kenangan indah semasa sekolah,” ujarnya.

Sementara itu, Bendahara IP 86, Anastasia Hui Ngi, menyampaikan apresiasi atas dukungan dan partisipasi rekan-rekan alumni yang tersebar di Pontianak, berbagai kabupaten, luar provinsi hingga mancanegara. Menurutnya, kekompakan seluruh keluarga IP 86 menjadi kekuatan yang membanggakan dan menjaga eksistensi organisasi tetap solid.

Selain makan bersama, acara juga diisi dengan ramah tamah, doa bersama, serta penyerahan angpao kepada para guru sebagai simbol penghargaan. Salah seorang guru, Anastasia, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata penghormatan para alumni kepada pendidik. Ia menilai kekompakan IP 86 menjadi contoh baik bagaimana hubungan alumni dan guru tetap terjalin erat meski waktu telah berlalu.

IP 86 sendiri merupakan wadah persaudaraan alumni tamatan tahun 1986 dari SD Karya Yosef, SD Santa Maria, dan SMA Santu Petrus. Organisasi ini aktif dalam berbagai kegiatan sosial, kemanusiaan, serta silaturahmi lintas generasi, dan berharap semangat kebersamaan tersebut terus terjaga di setiap momentum kebersamaan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....