Blusukan ke Pasar Kuala Dua, Sujiwo Tampung Keluhan Warga

  • 14 Feb 2026 19:45 WIB
  •  Pontianak

RRI.CO.ID, Kubu Raya - Bupati Kubu Raya, Sujiwo, melakukan kunjungan langsung ke Pasar Bahagia Kuala Dua, Sabtu, 14 Februari 2026. Kehadirannya untuk melihat secara dekat kondisi pasar sekaligus menyerap aspirasi para pedagang.

Dalam peninjauan tersebut, Sujiwo mencermati berbagai persoalan yang perlu dibenahi. Para pedagang memanfaatkan kesempatan itu untuk menyampaikan keluhan.

Beberapa masalah turut disoroti, mulai dari akses jalan pasar yang kerap tertutup kendaraan parkir hingga tumpukan sampah di bagian belakang area pasar. Basiem, salah seorang pedagang sayur, mengaku penghasilannya semakin merosot.

Ia menilai lokasi lapaknya yang berada di bagian belakang membuat pembeli enggan masuk ke dalam pasar. Banyak pengunjung lebih memilih berbelanja di lapak-lapak liar yang berjualan di tepi jalan.

“Kadang cuma laku satu kilo. Padahal bawa belasan kilo. Orang belanja di depan,” ujarnya.

Ia menyampaikan kepada Bupati agar penataan pasar dilakukan menyeluruh. pedagang liar di pinggir jalan ditertibkan. Agar pembeli bisa masuk ke dalam.

“Kalau bisa sama-sama jualan di belakang. Yang penting motor bisa masuk, biar ramai,” ucapnya.

Keluhan senada disampaikan Sunardi. Ia menyebut pedagang di belakang seperti mati suri. Sebab, mereka hanya mengandalkan sisa-sisa pembeli dari lapak yang ada depan. “Modal keluar. Jualan nggak jalan," ujarnya.

Menurutnya, salah satu penyebab orang enggan masuk ke lapak pedagang bagian dalam, karena jalan tertutup parkir. Sehingga kendaraan tak bisa ke dalam. "Kalau jalannya dibuka dan ditertibkan, kami setuju,” ucapnya.

Masalah lain tak kalah serius. Sampah kerap menumpuk di area belakang pasar.

Bau menyengat. Pasar jadi kumuh. Mengganggu pembeli dan pedagang.

Menanggapi keluhan itu, Sujiwo menginstruksikan Satpol PP menertibkan lapak yang memakai badan jalan dan area parkir. Ia memastikan, pengelolaan parkir akan diambil alih Dinas Perhubungan agar lebih tertib.

“Tidak boleh lagi parkir atau berjualan seenaknya di jalan. Parkir tetap jalan, tapi pengelolaannya kita ambil alih supaya tertata,” katanya.

Ia juga meminta disiapkan titik bak sampah di area pasar. Sampah harus diangkut setiap hari. Agar lingkungannya bersih.

Akses depan dan belakang pasar juga akan dibuka. Tujuannya agar arus pembeli merata. Sehingga pedagang di dalam ikut hidup.

“Kalau sepeda motor bisa masuk dari dua arah, pedagang di dalam ikut bergerak,” katanya.

Sujiwo meminta pedagang bersabar. Ia janji penataan pasar dilakukan secara bertahap demi kenyamanan seluruh pedagang.

“Satu per satu kita proses. Kita realisasikan. Mulai hari ini,” kata Sujiwo, mengakhiri.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....