Ekspor Kalimantan Barat Desember 2025 Alami Penurunan Tajam

  • 04 Feb 2026 16:29 WIB
  •  Pontianak

RRI.CO.ID, Pontianak - Nilai ekspor Kalimantan Barat pada Desember 2025 tercatat 176,69 juta dolar Amerika Serikat menurun signifikan dibandingkan periode sebelumnya. Badan Pusat Statistik mencatat, angka tersebut turun 0,25 persen dibandingkan November 2025. Sementara secara tahunan, nilai ekspor Kalimantan Barat mengalami penurunan cukup dalam, yakni sebesar 23,18 persen dibandingkan Desember 2024.

Penurunan ekspor secara bulanan terutama dipicu merosotnya ekspor bahan kimia anorganik, khususnya komoditas alumina yang turun hingga 29,45 persen. Adapun secara tahunan, penurunan juga dipengaruhi oleh melemahnya ekspor alumina sebesar 28,4 persen.

Selain itu, penurunan ekspor tahunan turut disumbang oleh merosotnya ekspor karet dan barang dari karet yang turun 53,39 persen, serta ekspor buah-buahan, terutama kelapa tua, yang anjlok hingga 74,20 persen. Kepala Bagian Umum BPS Provinsi Kalimantan Barat, Yunita, menjelaskan bahwa dari sisi lapangan usaha, penurunan ekspor bulanan disebabkan turunnya kinerja industri pengolahan sebesar 2,18 persen.

“Sementara penurunan ekspor tahunan disebabkan oleh melemahnya ekspor industri pengolahan dan pertanian, masing-masing sebesar 23,92 persen dan 21,41 persen,” paparnya di Pontianak, Selasa 3 Februari 2026.

Dari sisi negara tujuan, ekspor terbesar Kalimantan Barat masih didominasi ke Tiongkok dengan nilai mencapai 48,34 juta dolar Amerika Serikat, disusul Belanda sebesar 35,73 juta dolar Amerika Serikat. Komoditas utama ekspor ke kedua negara tersebut adalah alumina dengan total volume mencapai 165,78 juta ton. Sementara ekspor ke Arab Saudi didominasi fraksi cair minyak sawit dengan volume mencapai 21 juta ton.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....