Pipa Tua dan Pembangunan Ganggu Distribusi Air PDAM

  • 04 Feb 2026 14:32 WIB
  •  Pontianak
RRI.CO.ID, Pontianak - Pipa tua dan aktivitas pembangunan kerap memicu kebocoran sehingga mengganggu distribusi air bersih PDAM Tirta Raya Kubu Raya.
Masalah pipa pecah masih sering terjadi di wilayah layanan Perumdam Tirta Raya Kubu Raya. Kondisi ini disebabkan usia pipa yang sudah tua serta dampak pengerjaan pembangunan pemerintah, seperti proyek jalan dan pembuatan turap beton yang bersinggungan langsung dengan jaringan perpipaan PDAM.
Direktur Perumdam Tirta Raya Kubu Raya, Harmawan, mengatakan pihaknya telah melakukan koordinasi dengan Dinas Pekerjaan Umum untuk meminimalisir dampak pembangunan terhadap jaringan pipa distribusi air bersih.
Selain itu, Harmawan juga mengimbau masyarakat untuk berperan aktif melaporkan apabila menemukan kebocoran pipa atau aliran air yang tidak normal.
“Kami berharap masyarakat segera melaporkan jika menemukan pipa pecah melalui Halo Tukang Ledeng, nomor resmi, atau media sosial resmi Perumdam Tirta Raya Kubu Raya agar cepat ditangani,” ujarnya, Selasa, 3 Februari 2026.
Harmawan menambahkan, kemampuan produksi air bersih Perumdam Tirta Raya Kubu Raya saat ini mencapai sekitar 180 ribu meter kubik per hari dan masih berada pada kapasitas maksimal.
Namun demikian, saat musim kemarau konsumsi air masyarakat meningkat dari rata-rata 13 hingga 14 meter kubik per sambungan menjadi 16 hingga 17 meter kubik, bahkan mencapai 20 meter kubik per pelanggan. Peningkatan konsumsi tersebut berdampak pada tekanan dan aliran air di sejumlah wilayah.
Untuk itu, Perumdam Tirta Raya Kubu Raya mengimbau masyarakat agar menggunakan air secara bijak dan efisien demi menjaga pemerataan layanan bagi seluruh pelanggan.
 
google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....