Tendangan “Kungfu” Liga 4 Kalbar, Panitia Jatuhkan Sanksi
- 03 Feb 2026 11:03 WIB
- Pontianak
RRI.CO.ID, Pontianak - Fenomena tendangan “Kungfu” mewarnai pertandingan Liga 4 Kalimantan Barat (Kalbar) 2026 yang terjadi pada babak penyisihan. Dua peristiwa tendangan tersebut tercatat saat laga Persipon Pontianak menghadapi Persiwah Mempawah, serta pertandingan MIRS 7 melawan Persibeng.
Ketua Panitia Liga 4 Kalbar Lely Suheri mengatakan kejadian tersebut tidak terlepas dari karakter Liga 4 yang memiliki aura dan tensi tersendiri. Menurutnya, Liga 4 merupakan cikal bakal pemain untuk naik ke jenjang Liga 3 dan Liga 2 di kompetisi sepak bola Indonesia.
“Liga 4 ini menjadi fase peralihan dari pemain amatir menuju pemain profesional sehingga muncul aksi seperti tendangan kungfu,” ujar Lely kepada RRI Selasa 3 Februari 2026.
Ia menegaskan, tindakan tersebut menjadi bukti bahwa pemain yang melakukan tendangan kungfu tidak layak untuk berlaga ke level profesional dan jenjang kompetisi yang lebih tinggi.
Lely menegaskan atas insiden tersebut, panitia melalui Komisi Disiplin langsung menggelar sidang dan menjatuhkan sanksi sesuai dengan statuta yang berlaku. Pemain yang terbukti melakukan tendangan kungfu dijatuhi sanksi larangan bermain satu pertandingan.
“Tidak hanya pemain, perangkat pertandingan yang memimpin laga tersebut juga kami beri sanksi berupa teguran keras dan larangan memimpin satu pertandingan,” jelasnya.
Selain itu, panitia juga menaruh perhatian pada kondisi pemain yang menjadi korban. Pihak penyelenggara akan melihat dan memantau apakah korban mengalami cedera serius akibat insiden tersebut.
“Kami juga memperhatikan kondisi pemain yang menjadi korban, apakah mengalami cedera serius atau tidak. Ini menjadi evaluasi penting agar kejadian serupa tidak terulang,” tutup Lely.
Baca juga: Hempaskan Kalbar United, PS Kubu Raya ke Semifinal
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....