Kualitas Udara Buruk, Aliansi Masiswa Bagikan 1000 Masker
- 31 Jan 2026 21:22 WIB
- Pontianak
RRI.CO.ID, Pontianak - Aliansi mahasiswa yang tergabung dalam BEM Se-Kalimantan Barat bersama Borneo Legal Club menggelar aksi bagi-bagi masker di kawasan Tugu Digulis Pontianak. Sebanyak 1.000 masker dibagikan kepada warga sebagai respons kondisi kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan, Jumat 30 Januari 2026. Pembagian masker difokuskan kepada pengguna jalan dan warga yang beraktivitas di luar ruangan. Langkah ini dilakukan karena kualitas udara menurun dan mulai berdampak pada kesehatan pernapasan masyarakat.
Koordinator Wilayah BEM Se-Kalbar, Meksi Kerol, mengatakan kegiatan ini menjadi bentuk aksi langsung mahasiswa di tengah persoalan lingkungan. “Ini kontribusi nyata mahasiswa, bentuk kepedulian semampunya atas karhutla yang menyebabkan kabut asap,” ujarnya di sela kegiatan.
Ia menegaskan mahasiswa tidak ingin hanya menjadi penonton saat dampak kesehatan mulai dirasakan warga. Karena itu, mereka memilih turun langsung ke lapangan membagikan alat pelindung pernapasan. Ketua Borneo Legal Club IAIN Pontianak, Raul Arteta, menyebut kegiatan tersebut melibatkan kolaborasi lintas organisasi pemuda dan mahasiswa.
“Ini kerja kolektif mahasiswa dan pemuda Kalbar untuk meminimalisir dampak kesehatan akibat kabut asap,” katanya.
Menurutnya, asap karhutla tidak hanya menjadi isu lingkungan, tetapi juga ancaman kesehatan kelompok rentan. Anak-anak, lansia, dan warga dengan riwayat gangguan pernapasan dinilai paling berisiko terdampak. Aksi sosial ini berlangsung tertib dan mendapat sambutan positif dari masyarakat yang melintas di kawasan Tugu Digulis. Mahasiswa juga mendorong upaya pencegahan karhutla dilakukan lebih tegas, sambil mengingatkan warga mengurangi aktivitas luar ruang saat asap meningkat.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....