DPRD Dorong Percepatan Pembangunan Kalbar

  • 30 Jan 2026 10:13 WIB
  •  Pontianak

RRI.CO.ID, Pontianak – Peringatan Hari Ulang Tahun ke-69 Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat menjadi momentum evaluasi arah pembangunan daerah ke depan. Fokus utama bukan pada seremoni, melainkan pada kebutuhan nyata masyarakat yang harus diantisipasi pemerintah daerah. Ketua Fraksi PAN DPRD Provinsi Kalbar, Zulfydar Zaidar Mochtar, menilai usia Kalbar yang kian matang harus diikuti dengan pemerintahan yang semakin kuat secara perencanaan dan eksekusi program. Ia menekankan pentingnya sinergi antara legislatif dan eksekutif agar kebijakan daerah benar-benar menjawab tantangan yang dihadapi masyarakat.

“Kalau bicara umur, Kalbar ini sudah tua artianya matang. Pemerintah juga harus lebih profesional, lebih kuat, dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat yang makin kompleks,” ujar Zulfydar saat diwawancarai oleh reporter RRI Pontianak pada Rabu, 28 Januari 2026.

Menurutnya, DPRD siap menjalankan fungsi pengawasan, penganggaran, dan legislasi secara maksimal untuk mendorong percepatan pembangunan. Aspirasi masyarakat yang muncul melalui musyawarah perencanaan pembangunan (musrenbang) disebutnya harus menjadi dasar utama penyusunan program pemerintah daerah.

“Kebutuhan masyarakat itu harus menjadi prioritas. Kalau aspirasi ini terpenuhi, maka masyarakat akan merasa pemerintah benar-benar hadir untuk mereka,” kata Zulfydar.

Zulfydar juga mendorong pemerintah provinsi agar lebih agresif membangun komunikasi dengan pemerintah pusat, terutama dalam memperjuangkan pendanaan pembangunan. Ia menilai banyak program strategis daerah yang berpotensi mendapat dukungan pusat jika dikemas dengan perencanaan yang matang.

“Uangnya banyak di pusat, maka program dan proposal daerah harus berani didorong ke Jakarta. Ini penting untuk percepatan pembangunan, pengurangan kemiskinan, dan peningkatan kesejahteraan masyarakat,” ucap Zulfydar.

Ia berharap ke depan pemerintah daerah mampu melakukan percepatan program, khususnya yang berdampak langsung pada penciptaan lapangan kerja, peningkatan pendapatan daerah, serta optimalisasi belanja sejak awal tahun anggaran.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....