Pemkab Kayong Utara Perkuat Mitigasi Bencana Hidrometeorologi
- 30 Des 2025 08:12 WIB
- Pontianak
KBRN, Kayong Utara: Pemerintah Kabupaten Kayong Utara terus memperkuat langkah mitigasi bencana sebagai upaya melindungi keselamatan masyarakat. Komitmen tersebut ditunjukkan melalui keikutsertaan Wakil Bupati Kayong Utara, Amru Chanwari, dalam Rapat Koordinasi Apel Kesiapsiagaan Bencana Hidrometeorologi Basah yang diselenggarakan oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) secara daring melalui Zoom Meeting, di Ruang Rapat Bupati, Sukadana, Senin (29/12/2025).
Rapat koordinasi nasional menjadi langkah strategis dalam upaya mitigasi dan kesiapsiagaan bencana, khususnya pada musim hujan atau periode cuaca ekstrem.
Kegiatan tersebut dipimpin oleh Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan dan diikuti oleh kementerian dan lembaga terkait, termasuk Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), jajaran BNPB, serta kepala daerah dan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) se-Indonesia.
Keikutsertaan Wakil Bupati Kayong Utara dalam rakor nasional ini menegaskan keseriusan Pemerintah Kabupaten Kayong Utara dalam menyelaraskan kebijakan dan langkah antisipatif daerah dengan strategi penanggulangan bencana di tingkat nasional.
"Siaga bencana Hidrometeorologi yang memang kondisi secara umum Indonesia, Itu sampai dengan Februari itu sangat rentan dengan kemungkinan kemungkinan bencana tersebut. Kita diminta untuk mempersiapkan diri jika, bencana itu terjadi di daerah kita, kemudian juga kita diperintahkan untuk melakukan antisipasi diantaranya adalah membersihkan saluran-saluran karena ini berkaitan dengan ini Hidrometeorologi basah," kata Amru, usai Rakor.
"Untuk masyarakat secara umum memang kita harus meminta siapkan diri, terutama nasyarakat yang berada di kawasan dataran rendah. Jadi yang paling rentan kalau banjir, jadi harusnya diantisipasi bagaimana ini terjadi, penyelamatkan harta benda sampai ternak, harus dipersiapkan sehingga kalaupun terjadi bencana, kerugian yang dialami oleh masyarakat tidak terlalu besar," katanya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....