Banjir Rob Pontianak, 21 Jiwa Mengungsi

  • 08 Des 2025 13:05 WIB
  •  Pontianak

KBRN, Pontianak: Sebanyak 21 jiwa warga Pontianak Barat terdampak banjir rob terpaksa harus dievakuasi. Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono menyebut, dari 21 jiwa ini, enam di antaranya dievakuasi di aula kantor Camat Pontianak Barat, sedangkan 15 orang lainnya diungsikan di Masjid Al Amin Jeruju.

Dari sekian banyak warga yang diungsikan, ada juga lansia dan anak-anak serta ada juga yang sedang sakit. "Sementara kami rawat dulu, sambil menunggu kondisi (air) di lapangan surut dan rumahnya bisa ditempatkan kembali," ujar Edi usai menemui warga terdampak banjir rob, Senin (8/12/2025).

Mengingat kondisi cuaca ekstrem air pasang dan curah hujan tinggi. Pemerintah Kota Pontianak saat ini masih menetapkan siaga 1. "Para Camat dan Lurah telah diperintahkan untuk siaga 1, termasuk Tim BPBD yang terus memonitor di lapangan," kata Edi.

Edi menerangkan, prakiraan air pasang tertinggi akan terjadi sampai tanggal 10, dan baru mulai turun pada tanggal 11. Namun, penurunan tidak secara drastis.

Karena itu, Wako Edi mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk tetap waspada. Terutama di wilayah rawan. Edi menyebut lokasi yang rawan banjir rob terutama di pesisir sungai.

"Umumnya di pinggiran sungai, mulai dari daerah Yuka sampai Jeruju 1. Kondisi ini diperparah oleh pengaruh angin dan ombak. Sejauh ini, rumah-rumah dilaporkan baru tergenang atau kemasukan air, belum ada laporan kerusakan struktur," kata Edi. (oki)

Baca juga: Warga Terdampak Banjir Ikuti Pelatihan Photovoice di Pontianak

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....