Qara’a Berikan Beasiswa kepada Siswa Madrasah di Kalbar
- 26 Okt 2025 11:39 WIB
- Pontianak
KBRN, Pontianak: Qara’a, platform pembelajaran Al-Qur’an berbasis kecerdasan buatan (AI), menggelar acara Qara’a Scholarship Award di Hotel Maestro Pontianak, Sabtu (25/10/2025). Kegiatan ini sebagai bentuk apresiasi kepada para siswa madrasah di Kalimantan Barat yang berhasil menyelesaikan misi belajar Al-Qur’an selama tiga bulan melalui aplikasi Qara’a.
Acara tersebut dihadiri oleh perwakilan dari Kantor Wilayah Kementerian Agama Republik Indonesia Provinsi Kalimantan Barat, Dinas Pendidikan Kota Pontianak, perwakilan dari Pemerintah Kota Pontianak, para kepala madrasah, orang tua siswa, serta para pelajar penerima beasiswa.

Founder dan CEO Qara’a, Mahdy Mahmudin menjelaskan, bahwa Qara’a merupakan aplikasi belajar Al-Qur’an berbasis AI pertama di Indonesia yang membantu pengguna memperbaiki bacaan secara otomatis menggunakan teknologi speech recognition. Fitur ini mampu mendeteksi kesalahan makhraj dan tajwid, sekaligus menyesuaikan materi pembelajaran berdasarkan kemampuan masing-masing pengguna.
Sejak diluncurkan, Qara’a telah mencapai lebih dari 2 juta pengguna terdaftar dan 700.000 pengguna aktif bulanan (MAU) di Indonesia, Malaysia, dan India. Kolaborasi Qara’a dengan lembaga pendidikan, madrasah, dan instansi pemerintah menjadi bagian dari upaya memperluas akses literasi Al-Qur’an di seluruh nusantara.
Berdasarkan berbagai penelitian, lebih dari 65% umat Muslim di Indonesia belum dapat membaca Al-Qur’an dengan baik dan benar. Qara’a hadir untuk menjawab tantangan tersebut melalui pendekatan teknologi, gamifikasi, dan pembelajaran adaptif yang bisa diakses siapa saja, kapan saja.
“Melalui beasiswa ini, kami ingin memberikan motivasi kepada para pelajar untuk terus mencintai Al-Qur’an sekaligus menunjukkan bahwa teknologi bisa menjadi jalan untuk mendekatkan diri kepada Allah,” ujar Mahdy.
Menurut Mahdy, apresiasi yang diberi bukan hanya sekadar penghargaan bagi siswa berprestasi, tetapi langkah nyata dalam misi mengentaskan buta aksara Qur’an di Indonesia.
Kehadiran para kepala madrasah, guru, orang tua, dan siswa menambah khidmat suasana acara. Para penerima beasiswa mendapatkan uang tunai pendidikan sebesar Rp1.000.000 masing-masing, serta akses premium aplikasi Qara’a untuk melanjutkan pembelajaran mereka secara mandiri.
“Harapan kami, dari Kalimantan Barat akan lahir generasi Qurani yang bukan hanya fasih membaca Al-Qur’an, tetapi juga berakhlak mulia dan melek teknologi,” ucapnya. (oki)
Baca juga: Fakhrul Maulana, Dirikan Maktab As-Sami untuk Santri Tuli
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....