Usai Dilaporkan ke Polda, Riezky Kabah Berikan Klarifikasi
- 18 Sep 2025 22:59 WIB
- Pontianak
KBRN, Pontianak: Usai dilaporkan ke Polda Kalimantan Barat atas dugaan penghinaan terhadap suku Dayak, konten kreator asal Kota Pontianak, Riezky Kabah angkat bicara. Riezky telah mengunggah video klarifikasi di akun TikTok @riezky.kabah.
Ia mengatakan membuat video sejarah etnik Dayak berdasarkan narasumber dari Google dan Museum Kalimantan Barat. Dalam video tersebut pun Riezky menunjukkan dokumentasinya semasa sekolah yang pernah mengunjungi Museum Kalimantan Barat.
"Gue tidak menyebarkan hoax, gue ngomong sesuai fakta. Gini-gini gue literasi, cari tau dulu sejarahnya baru gue ngebacot," ujar Riezky dalam video klarifikasinya.
Selain itu, Riezky Kabah mempertegas bahwa videonya tentang suku Dayak menganut ilmu hitam adalah storyline dari sebuah video endorsment produk kecantikan.
Dirinya pun bersikeras tidak akan meminta maaf karena tidak merasa bersalah. "Gue tidak akan minta maaf karena gue tidak merasa bersalah," katanya.
Sebelumnya, pada 9 September lalu, Riezky Kabah dilaporkan ke Polda Kalimantan Barat (Kalbar) oleh Organisasi Masyarakat (Ormas) Dayak, atas unggahannya di media sosial TikTok yang menyebut suku Dayak sebagai penganut ilmu hitam.
Ketua Umum Ormas Dayak Mangkok Merah, Iyen, menyatakan bahwa tindakan tersebut merupakan bentuk penghinaan yang tidak bisa ditoleransi. Sementara, Adrianus Rumpeh, perwakilan dari ormas Takin Benawi, menegaskan bahwa langkah pelaporan ini merupakan hasil dari dorongan seluruh ormas Dayak di Kalbar yang merasa tersinggung dan dilecehkan oleh pernyataan tersebut.
Baca juga: Ormas Dayak Desak Polda Kalbar Tangkap Riezky Kabah
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....