Bupati Sujiwo Dorong Pekarangan Jadi Lahan Produktif Warga
- 28 Jul 2025 05:13 WIB
- Pontianak
KBRN, Kubu Raya: Untuk mengendalikan inflasi dan menjaga ketersediaan pangan strategis, Pemerintah Kabupaten Kubu Raya menggelar Gerakan Tanam Cabai di lahan Kelompok Tani Karangkates, Desa Sungai Raya Dalam, Kecamatan Sungai Raya, Jumat (18/7/2025). Bupati Kubu Raya Sujiwo menegaskan cabai, meski tampak sederhana, menjadi salah satu komoditas yang memengaruhi inflasi daerah.
“Hari ini Alhamdulillah saya bersama jajaran melakukan gerakan tanam cabai. Masalah cabai memang kedengarannya sepele, tapi secara faktual ini adalah salah satu penyumbang inflasi ketika sulit dicari dan harganya tinggi,” ujar Sujiwo usai penanaman.
Ia mendorong masyarakat untuk memanfaatkan pekarangan rumah sebagai lahan produktif. Penanaman bisa dilakukan menggunakan pot, polybag, atau planter bag. Menurutnya, langkah kecil ini bisa berdampak besar karena hasilnya tak hanya untuk kebutuhan sendiri, tetapi juga bisa dibagikan kepada tetangga.
“Saya sering mengajak masyarakat melalui video singkat: ayo manfaatkan pekarangan. Bahkan tanpa lahan, kita bisa tanam dengan sistem pot. Saya sendiri sudah tidak pernah beli lalapan, bahkan bisa sedekah ke teman saat panen. Hal kecil, tapi bermakna besar,” ucapnya.
Sujiwo menegaskan pentingnya peran pemerintah dalam menggerakkan kesadaran masyarakat, terutama kelompok tani. Ia juga meminta Dinas Pertanian bekerja maksimal menghidupkan kembali sektor pertanian yang dinilai mengalami kemunduran sejak 2014.
“Saya agak cerewet ke Pak Kadis Pertanian karena ingin membangkitkan kembali semangat pertanian. Sejak 2014 kita akui terjadi kemunduran, termasuk tergerusnya lahan produktif. Ini jadi pekerjaan rumah saya sebagai kepala daerah,” tegasnya.
Bupati Sujiwo juga mengungkapkan akan menghadiri panen raya pada 9 Agustus mendatang di Desa Teluk Nangka, Kecamatan Kubu, yang dijadikan momentum kebangkitan pertanian Kubu Raya. Ia menegaskan penguatan sektor pertanian harus disertai keberpihakan anggaran pemerintah daerah.
“Saya tidak bisa hanya berteriak ‘ayo bangkit’, tapi anggarannya tidak ada. Ini akan saya bahas dengan Tim Anggaran Pemerintah Daerah agar kebijakan pembangunan pertanian benar-benar berpihak dan terintegrasi dengan semangat presiden yang ingin menjadikan Indonesia sebagai lumbung pangan dunia,” pungkas Sujiwo.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....