Trotoar Coffee Street Gajah Mada Terus di Benahi

  • 07 Des 2024 12:41 WIB
  •  Pontianak

KBRN, Pontianak: Pembangunan trotoar di Kota Pontianak, khususnya di kawasan Jalan Gajah Mada, merupakan langkah strategis untuk mendukung pengembangan fasilitas umum sekaligus memperkuat daya tarik wisata kota. Trotoar di kawasan ini tidak hanya berfungsi sebagai ruang pejalan kaki, tetapi juga menjadi elemen estetika yang mempercantik lingkungan sekitar.

Jalan Gajah Mada, yang dikenal sebagai Coffee Street Pontianak, telah menjadi salah satu destinasi favorit wisatawan, terutama untuk menikmati suasana malam hari. Keberadaan kafe-kafe ikonik di sepanjang jalan ini menjadikan area tersebut hidup dengan aktivitas, baik dari warga lokal maupun wisatawan. Dengan penataan trotoar yang lebih baik, kawasan ini diharapkan semakin ramah pejalan kaki, aman, dan nyaman, sehingga meningkatkan daya tariknya sebagai pusat hiburan dan rekreasi malam hari.

Upaya ini juga mencerminkan komitmen pemerintah Kota Pontianak untuk mengintegrasikan pembangunan infrastruktur dengan potensi wisata. Langkah ini tak hanya memberikan manfaat bagi pejalan kaki, tetapi juga mendukung perkembangan ekonomi lokal dengan meningkatkan kunjungan wisatawan ke kawasan ini.

Kawasan Trotoar Gajahmada Terus di Benahi Dari Drainase Hingga Fasiltas lainnya (Foto : RRI/Doddy Junaidi)

Dukungan dari warga sekitar memang menjadi kunci utama dalam menjaga keberlanjutan fasilitas umum seperti trotoar di kawasan Gajah Mada, Pontianak. Partisipasi aktif masyarakat dalam merawat dan memanfaatkan fasilitas tersebut secara bijak dapat memastikan agar manfaatnya dirasakan dalam jangka panjang.

Pemerintah telah berupaya menyediakan infrastruktur berkualitas untuk mendukung kenyamanan dan keamanan, namun tanpa kesadaran dan dukungan warga, fasilitas ini rentan terhadap kerusakan. Oleh karena itu, masyarakat diharapkan ikut menjaga kebersihan, tidak merusak fasilitas seperti lampu, bangku, atau tanaman penghias, serta memanfaatkan trotoar sesuai peruntukannya.

Dengan adanya kolaborasi antara pemerintah dan warga, kawasan ini tidak hanya akan menjadi tempat yang nyaman untuk bersantai, tetapi juga menjadi contoh sukses pengelolaan fasilitas umum yang berkelanjutan. Hal ini pada akhirnya akan menciptakan lingkungan yang lebih asri, ramah, dan mendukung perkembangan pariwisata di Pontianak.

Pelebaran trotoar dan perbaikan drainase di kawasan Gajah Mada, Pontianak, adalah langkah penting yang dilakukan pemerintah untuk meningkatkan kualitas infrastruktur sekaligus mengatasi permasalahan banjir dan genangan air. Dengan dibukanya saluran air di sepanjang kawasan tersebut, aliran air hujan dan air pasang sungai dapat dikelola dengan lebih baik, sehingga mengurangi risiko terjadinya genangan yang sering mengganggu aktivitas masyarakat dan wisatawan.

Upaya ini tidak hanya mendukung kenyamanan pejalan kaki di kawasan Coffee Street, tetapi juga merupakan solusi jangka panjang untuk menciptakan sistem drainase yang lebih efektif. Saluran air yang lancar akan membantu menjaga kebersihan lingkungan, mencegah kerusakan jalan, dan meningkatkan daya tarik kawasan Gajah Mada sebagai destinasi wisata.

Namun, keberhasilan program ini juga memerlukan kesadaran masyarakat untuk menjaga saluran air tetap bersih dengan tidak membuang sampah sembarangan. Kolaborasi antara pemerintah dan warga sangat penting untuk memastikan fungsi drainase berjalan maksimal dan manfaat dari pelebaran trotoar dirasakan oleh semua pihak.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....