Penjualan Kembang Api Ramadan Ramai jelang Lebaran
- 24 Mar 2026 22:33 WIB
- Pontianak
RRI.co.id – Penjualan kembang api dan petasan pada momen Ramadan hingga menjelang Idulfitri diakui mengalami peningkatan, meski tidak berlangsung stabil setiap hari.
Hal ini disampaikan Tantri, salah satu pedagang kembang api, yang menyebut ramainya pembeli biasanya terjadi mendekati hari raya.
Menurut Tantri, dalam menjalankan usaha tersebut, tingkat penjualan tidak bisa dipastikan setiap hari. “Kalau ramai ya ramai, tapi tidak semestinya terus ramai. Hari ini bisa ramai, besok bisa sepi,” ujarnya, Selasa, 24 Maret 2026.
Ia menjelaskan, berbagai jenis kembang api dan petasan dijual, mulai dari kembang api shot kecil hingga jenis shot delapan dan bola warna-warni. Harga yang ditawarkan pun bervariasi, mulai dari Rp5.000 hingga di atas Rp20.000, tergantung jenis dan ukuran.
Puncak permintaan, kata Tantri, biasanya terjadi sekitar satu minggu menjelang Lebaran. Pembeli didominasi masyarakat yang hendak pulang kampung dan membawa kembang api sebagai hiburan untuk anak-anak.
“Banyak yang beli untuk dibawa ke kampung, jadi bekal anak-anak saat Lebaran,” katanya.
Dari sisi keuntungan, Tantri menyebut diperoleh dari selisih harga beli dari agen dan harga jual eceran. Ia mengambil pasokan langsung dari agen di Pontianak untuk menjaga ketersediaan barang selama Ramadan.
Meski demikian, Tantri menegaskan bahwa penjualan kembang api hanya dilakukan selama bulan puasa. Setelah malam takbiran, ia menghentikan aktivitas berdagang.
Ia juga mengingatkan adanya pembatasan pada jenis petasan tertentu, seperti petasan korek yang dinilai berbahaya, terutama bagi anak-anak. Karena itu, ia mengimbau agar penggunaan kembang api tetap dalam pengawasan orang tua demi keselamatan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....