Kosong-kosong Jadi Wadah Silaturahmi dan Ekspresi Kreatif di Pontianak
- 17 Mar 2026 15:01 WIB
- Pontianak
RRI.CO.ID, Pontianak – Program Ramadan Vaganza RRI Pontianak edisi Kamis,12 Maret 2026 atau Ramadan ke 22, menghadirkan obrolan santai bersama pelaku komunitas kreatif yang terlibat dalam event Kosong-kosong. Dipandu oleh Naufal, Dipa, dan Anwar, perbincangan ini menghadirkan Adi Lewir dan Ilham yang berbagi cerita tentang perjalanan dan konsep acara tersebut.
Dalam perbincangan, Kosong-kosong diperkenalkan sebagai event tahunan yang menggabungkan musik dan silaturahmi, khususnya bagi masyarakat Pontianak yang pulang kampung saat momen Lebaran.
Ilham menjelaskan bahwa sejak awal, Kosong-kosong dirancang sebagai pertunjukan musik dan ruang berkumpul bagi komunitas kreatif dan masyarakat umum. “Semangatnya memang kolektif. Tidak ada struktur formal seperti ketua atau panitia, semuanya dikerjakan bersama-sama,” ujarnya.
Ia menambahkan, konsep kolektif tersebut justru menjadi kekuatan karena setiap individu berkontribusi sesuai peran masing-masing, mulai dari pengisi acara hingga tim pendukung.
Adi Lewir turut menceritakan bahwa dirinya sudah terlibat sejak awal perkembangan Kosong-kosong, termasuk membantu di berbagai aspek seperti merchandise hingga kebutuhan teknis acara. “Dari dulu prinsipnya sederhana, apa yang bisa dibantu ya dibantu. Karena ini acara untuk semua,” katanya.
Seiring waktu, Kosong-kosong berkembang dari satu panggung menjadi beberapa panggung yang menampilkan beragam genre musik dan penampilan kreatif lainnya.
Menurut Ilham, banyaknya panggung bertujuan untuk mengakomodasi semakin banyaknya musisi lokal yang memiliki karya dan layak untuk ditampilkan kepada publik. “Banyak teman-teman band yang punya karya bagus. Jadi, kami ingin kasih ruang supaya mereka bisa tampil dan dikenal,” ucapnya.
Selain musik, Kosong-kosong juga menghadirkan unsur lain seperti stand-up comedy dan pelaku UMKM, sehingga menciptakan suasana festival yang inklusif dan terbuka untuk semua kalangan. Tahun ini, Kosong-kosong direncanakan kembali digelar pada 26 Maret 2026 di kawasan Museum Kalimantan Barat dengan konsep ramah keluarga dan tanpa tiket masuk.
Melalui kegiatan ini, para penggagas berharap Kosongos dapat terus menjadi ruang silaturahmi sekaligus wadah bagi pelaku industri kreatif lokal untuk berkembang. “Harapannya sederhana, teman-teman tetap berkarya dan tidak berhenti. Pasti ada tempat dan pendengar untuk setiap karya,” kata Ilham.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....