Sahroni: Spirit Ramadan Penting bagi Kepemimpinan Anak Muda
- 11 Mar 2026 15:14 WIB
- Pontianak
RRI. CO.ID, Pontianak – Nilai-nilai ibadah di bulan Ramadan dinilai dapat menjadi fondasi penting dalam membentuk karakter kepemimpinan, terutama bagi generasi muda. Hal tersebut disampaikan Ketua BEM Universitas Nahdlatul Ulama Kalimantan Barat, Sahroni dalam program NGOBRAS RRI Pro 1 Pontianak, Senin, 9 Maret 2026.
Sahroni menilai Ramadan mengajarkan integritas, disiplin, serta empati yang harus dimiliki seorang pemimpin. “Ramadan melatih kejujuran karena hanya diri kita dan Tuhan yang tahu apakah kita benar-benar berpuasa. Nilai kejujuran seperti ini sangat penting bagi seorang pemimpin dalam menjalankan amanah,” ujarnya.
Ia juga menekankan bahwa generasi muda harus berani mengambil peran dalam kehidupan sosial dan politik, bukan hanya menjadi pengamat. “Anak muda jangan hanya menjadi penonton dalam dinamika sosial dan politik. Kita harus berani mengambil peran dan mulai belajar memimpin sejak sekarang,” kata Sahroni.
Selain membahas nilai kepemimpinan, Sahroni juga menyinggung pentingnya transparansi dan tanggung jawab dalam organisasi mahasiswa agar dapat memberikan manfaat nyata bagi mahasiswa dan masyarakat. Menurutnya, pendidikan dan pembentukan karakter menjadi kunci utama dalam melahirkan pemimpin masa depan yang berintegritas.
Sahroni menegaskan nilai integritas yang diasah selama bulan Ramadan harus menjadi landasan utama bagi setiap pemimpin masa depan. Pendidikan karakter tersebut dinilai mampu menciptakan generasi baru yang lebih bertanggung jawab dalam menjalankan setiap amanah organisasi secara transparan.
Pemuda diharapkan tidak sekadar menjadi penonton dalam dinamika sosial namun harus berani mengambil peran aktif dalam membawa perubahan. Keterlibatan nyata sejak dini akan mengasah kemampuan kepemimpinan mereka agar siap menghadapi tantangan zaman yang semakin kompleks nantinya.
Melalui program dialog ini diharapkan pesan mengenai pentingnya kedisiplinan serta empati dapat tersampaikan dengan baik kepada seluruh masyarakat. Sinergi antara nilai agama dan kepemimpinan akan melahirkan pemimpin berkualitas yang mampu memberikan manfaat nyata bagi bangsa Indonesia.
Baca juga: Dompet Ummat Kalbar Berbagi Kado Lebaran Anak Yatim