Kurma Ditambah Sirup dan Pengawet, Aman untuk Tubuh?
- 06 Mar 2026 07:58 WIB
- Pontianak
RRI.CO.ID, Pontianak - Belakangan ini masyarakat dihebohkan dengan kabar viral mengenai kurma kemasan yang diduga diberi tambahan sirup glukosa dan bahan pengawet. Isu ini ramai dibahas di media sosial setelah beberapa konsumen menemukan komposisi tambahan pada label produk kurma yang beredar di pasaran. Temuan tersebut memicu kekhawatiran karena kurma selama ini dikenal sebagai buah alami yang identik dengan makanan sehat, terutama saat bulan Ramadan.
Secara alami, kurma merupakan buah yang kaya nutrisi. Buah ini mengandung serat, vitamin, mineral, serta antioksidan yang bermanfaat bagi kesehatan tubuh. Berbagai penelitian menunjukkan bahwa konsumsi kurma secara rutin dapat membantu menjaga metabolisme tubuh, meningkatkan energi, dan mendukung kesehatan jantung serta sistem pencernaan.
Namun, ketika kurma diberi tambahan sirup glukosa, nilai gizinya dapat berubah. Sirup glukosa biasanya digunakan untuk membuat tampilan kurma terlihat lebih mengkilap, lebih manis, serta menjaga kelembapan agar teksturnya tetap lembut. Dalam industri pangan, bahan ini juga sering dipakai untuk meningkatkan daya tarik visual produk yang kualitasnya lebih rendah.
Dari sisi kesehatan, konsumsi kurma yang dicampur sirup glukosa secara berlebihan dapat meningkatkan asupan gula dalam tubuh. Hal ini berpotensi menyebabkan lonjakan kadar gula darah, terutama bagi penderita diabetes atau mereka yang sensitif terhadap gula tinggi. Selain itu, kurma yang telah diberi tambahan gula juga dapat membuat tubuh lebih cepat merasa lelah atau mengantuk setelah dikonsumsi.
Selain sirup glukosa, beberapa produk kurma juga menggunakan bahan pengawet seperti kalium sorbat (E202). Bahan ini sebenarnya umum digunakan dalam industri makanan untuk menghambat pertumbuhan jamur dan ragi agar produk lebih tahan lama. Meski dinilai aman dalam batas tertentu, konsumsi makanan dengan bahan tambahan secara berlebihan tetap tidak dianjurkan karena dapat meningkatkan paparan zat aditif dalam tubuh.
Oleh karena itu, masyarakat perlu lebih teliti dalam memilih kurma yang akan dikonsumsi. Membaca label komposisi pada kemasan menjadi langkah penting untuk memastikan apakah produk tersebut benar-benar kurma alami atau telah ditambah pemanis dan pengawet. Dengan memilih kurma yang lebih natural, manfaat kesehatan dari buah ini dapat diperoleh secara optimal tanpa tambahan zat yang tidak diperlukan oleh tubuh.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....