BBPOM dan Pemkot Pontianak Perketat Pengawasan Takjil Ramadan
- 05 Mar 2026 11:15 WIB
- Pontianak
RRI.CO.ID, Pontianak - Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan (BBPOM) di Pontianak bersama Pemerintah Kota Pontianak memperketat pengawasan terhadap pangan siap saji atau takjil yang dijual pedagang musiman selama bulan Ramadan. Langkah ini dilakukan untuk memastikan makanan yang beredar aman dikonsumsi masyarakat.
BBPOM melakukan inspeksi langsung ke sejumlah lokasi penjualan takjil untuk memantau produk makanan yang dijajakan para pedagang. Pengawasan ini rutin dilakukan setiap tahun, terutama karena banyaknya pedagang musiman yang muncul selama Ramadhan.
Kepala BBPOM di Pontianak, Hariani menjelaskan bahwa pihaknya terus memberikan Komunikasi, Informasi, dan Edukasi (KIE) kepada para produsen maupun penjual pangan siap saji. Namun, pengawasan tetap dilakukan guna memastikan tidak ada penggunaan bahan berbahaya dalam makanan.
| Baca juga: Pemkab Landak Luncurkan Gerakan Pangan Murah |
“Setiap tahun kami tetap melakukan pengawalan dan pengawasan untuk memastikan produk pangan yang dijual tidak menggunakan bahan berbahaya ataupun bahan yang berisiko bagi kesehatan,” kata Hariani saat melakukan pengawasan takjil di Pasar Juadah Mujahidin, Rabu, 4 Maret 2026.
Hariani menjelaskan, pengawasan ini dilakukan secara kolaboratif antara BPOM dan sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kota Pontianak. “Tujuannya untuk memastikan semua produk yang beredar di Kota Pontianak sesuai dengan kaidah keamanan dan kelayakan konsumsi,” kata Hariani.
Dalam proses pemeriksaan, petugas melakukan uji cepat terhadap kemungkinan adanya bahan kimia berbahaya dalam makanan. Pemeriksaan dilakukan berdasarkan indikasi visual dari produk pangan yang dijual.
Beberapa bahan yang diwaspadai antara lain rhodamin B, metanil yellow, boraks, dan formalin. Rhodamin B dan metanil yellow merupakan pewarna tekstil yang dilarang digunakan dalam makanan. Biasanya bahan tersebut dicurigai terdapat pada makanan yang memiliki warna merah mencolok atau kuning terang.
“Kalau warnanya merah atau merah muda biasanya kita curigai ada rhodamin. Kalau kuning kita khawatir ada metanil yellow. Selain itu juga kita periksa kemungkinan adanya boraks atau formalin,” katanya.
Baca juga: Ramadan Berkah, DWP RRI Pontianak Bagikan 100 Lebih Takjil
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....