Aksi Sosial Mahasiswa Untan: Bagikan Ratusan Porsi Sahur

  • 02 Mar 2026 14:36 WIB
  •  Pontianak

RRI.CO.ID, Pontianak – Mahasiswa Untan turun ke jalan membagikan sahur gratis bagi pekerja malam, ojek online, dan warga kurang mampu.

Semangat berbagi di bulan Ramadan ditunjukkan Engki Hasugian, mahasiswa Fisip Untan, yang menggagas Sahur On The Road bersama mahasiswa lainnya di Kota Pontianak.

Bersama rekan-rekannya, Engki turun ke jalan membagikan makanan sahur kepada warga yang masih berjuang mencari nafkah hingga larut malam. Kegiatan ini menjadi bentuk kepedulian nyata mahasiswa terhadap masyarakat yang kurang beruntung.

Berbeda dari pembagian takjil pada umumnya, aksi ini dilakukan menjelang waktu sahur. Engki menyasar titik-titik seperti Jalan Gajah Mada, Imam Bonjol, Sungai Raya Dalam, serta sejumlah persimpangan lampu merah, tempat banyak ojek online, pekerja malam, hingga tuna wisma beristirahat.

“Yang pertama motivasinya ya kita ingin kawan-kawan di luar sana berpuasa dengan sahur. Karena kami juga berpengalaman, kalau tidak sahur rasanya seperti ada yang kurang. Kami ingin sedekah subuh ini bisa meningkatkan pahala juga,” kata Engki Hasugian di Pontianak, Senin, 2 Februari 2026.

Sekitar 200 hingga 300 porsi makanan berhasil dibagikan. Dana kegiatan berasal dari donasi para senior dan swadaya mahasiswa. Meski baru pertama kali dilaksanakan, aksi ini mendapat sambutan hangat dari masyarakat setempat.

Mahasiswa Untan yang tergabung dalam relawan Sahur On The Road mengabadikan aksi sosialnya di Kawasan Pasar Mawar Pontianak (Foto : Engki Hasugian-Mahasiswa Fisip Untan)

Engki menjelaskan, aksi ini bukan hanya soal membagikan makanan. “Kami ingin menanamkan semangat kepedulian dan berbagi. Langkah kecil ini diharapkan bisa menginspirasi lebih banyak anak muda peduli terhadap lingkungan sekitar,” ujar Engki.

Menurutnya, lokasi yang dipilih strategis karena banyak warga yang membutuhkan. Jalan protokol dan lampu merah dipilih karena di titik-titik itu biasanya banyak pekerja malam atau gelandangan yang kesulitan menyiapkan sahur sendiri.

Para penerima manfaat pun menyampaikan rasa terima kasih. Banyak pekerja malam, ojek online, dan warga kurang mampu merasa terbantu karena bisa tetap sahur meski dalam keterbatasan.

Engki menambahkan, kegiatan ini akan terus dikembangkan dan berharap lebih banyak donatur bergabung agar jumlah porsi sahur yang dibagikan bisa lebih banyak. “Setiap orang bisa berbuat baik, sekecil apapun itu, pasti bermanfaat bagi sesama,” tutur Engki.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....