Masjid Dzakirin Selalu Ramai Walau Halaman Parkir Terbatas
- 08 Mar 2025 23:57 WIB
- Pontianak
KBRN, Pontianak: Atilla, anak saya pernah bertanya. Apa sih maksudnya masjid yang makmur?. Mungkin dia agak kebingungan dengan kata "makmur" disandingkan dengan masjid. Yang biasanya diasosiasikan dengan 'kaya/sejahtera/berada' dan sejenisnya.
Masjid yang makmur menurut saya bukanlah masjid yang bagus, megah dan indah bangunannya belaka. Tapi, masjid yang ramai dikunjungi jemaa'ah untuk beribadah, terlepas dari bagus/tidaknya bangunannya.
Masjid yang mampu menggerakkan hati ummat untuk melangkah masuk. Terbuka dan menjadi tempat orang untuk berkegiatan, bahkan hanya untuk sekedar berehat sejenak.

Banyak masjid yang elok desainnya, tapi saatnya waktu shalat, hanya segelintir orang yang berjemaah. Suasananya muram, tertutup, membuat orang enggan untuk singgah.
Dari pengalaman saya, bila ingin mengetahui "kemakmuran" sebuah masjid, datanglah saat sholat subuh. Perhatikan berapa banyak orang yang ikut berjemaah. Bilamana waktu subuh ramai, Insya Allah waktu sholat lainnya lebih ramai.

Masjid Dzakirin, yang bernuansa hitam putih ini selalu ramai tiap waktu sholat. Walaupun bangunannya tidak terlalu luas dan area parkir juga terbatas, ternyata tidak menyurutkan orang untuk beribadah disana.
Bangunan masjidnya beton dua lantai. Dengan model balkon berbentuk U, menciptakan void besar di bagian tengah bangunan. Void tersebut memungkinkan jemaah di lantai dua melihat imam di lantai dasar.
Area utilitas diletakkan pada sisi kanan dan kiri bangunan. Terdapat kolam ikan cukup besar disebelah kiri. Berisi ikan Koi dan Nila. Menciptakan suasana sejuk nan alami.
Selain ibadah, banyak juga kegiatan yang menjadi agenda rutin masjid ini seperti: peringatah hari besar Islam, kajian kitab fiqih sunnah, syariah dan tasawwuf. Tiap malam jum'at dilaksanakan pembacaan surah yasin, dzikir dan tahlil.
Ringankan langkah kita utuk memakmurkan masjid. Rasulullah SAW telah memotivasi kita dalam sebuah hadist:
"Barangsiapa datang ke masjid di pagi hari dan di sore hari, maka Allah menyediakan untuknya jamuan di surga, di pagi dan sore hari itu."
(HR. Ahmad, Bukhari, dan Muslim dari Abu Hurairah).
Wallahu'alam bissawab
Ramadan 1446 H Diary Day #5 (Penulis: Syamsul Akbar)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....