Singkirkan Australia lewat Adu Penalti, Mesir Ukir Sejarah Lolos ke 16 Besar!

  • 04 Jul 2026 06:34 WIB
  •  Pontianak

RRI.CO.ID, Pontianak - Drama luar biasa tersaji dalam babak 32 besar Piala Dunia 2026. Bertanding di Dallas Stadium, tim nasional Mesir sukses mengukir sejarah baru setelah menumbangkan Australia melalui drama adu penalti yang mendebarkan dengan skor 4-2, usai bermain imbang 1-1 hingga babak perpanjangan waktu selesai. Kemenangan ini mengantarkan skuad The Pharaohs melaju ke babak 16 besar sekaligus menjadi kemenangan fase gugur pertama mereka sepanjang sejarah keikutsertaan di Piala Dunia.

Sejak peluit pertama dibunyikan, Australia langsung tampil menggebrak. Laga baru berjalan lima menit, Socceroos nyaris membuka keunggulan melalui tendangan melengkung Cristian Volpato, tetapi dewi fortuna belum memihak karena bola membentur mistar gawang.

Keasyikan menyerang, lini pertahanan Australia justru lengah. Pada menit ke-13, Mesir berhasil mencuri gol pembuka. Berawal dari skema serangan balik cepat, Karim Hafez melepaskan umpan silang akurat yang langsung disambar oleh sundulan tajam Emam Ashour. Bola yang memantul ke tanah mengecoh kiper Patrick Beach dan mengubah skor menjadi 1-0 untuk keunggulan Mesir. Skor ini bertahan hingga turun minum meskipun Australia terus menggempur lini pertahanan Mesir.

Memasuki paruh kedua, Australia meningkatkan intensitas serangan. Upaya keras mereka membuahkan hasil pada menit ke-55. Melalui situasi tendangan bebas yang dieksekusi Aiden O'Neill, bek Mesir Mohamed Hany salah mengantisipasi arah bola dan justru menyundulnya ke gawang sendiri. Gol bunuh diri tersebut mengubah kedudukan menjadi berimbang 1-1.

Jual beli serangan terus berlanjut hingga 90 menit waktu normal dan 2x15 menit babak perpanjangan waktu. Penampilan gemilang Patrick Beach di bawah mistar Australia sempat menggagalkan peluang emas sundulan Ramy Rabia dan sontekan Mohamed Salah. Karena skor tetap sama kuat, pemenang harus ditentukan lewat babak tos-tosan.

Petaka bagi Australia dimulai ketika penendang pertama mereka, Harry Souttar, melepaskan tembakan yang melambung jauh di atas mistar. Di sisi lain, eksekutor Mesir tampil sangat tenang, termasuk sang kapten Mohamed Salah yang mengecoh kiper pengganti, Mathew Ryan, dengan tendangan penalti gaya panenka yang dingin dan berkelas.

Ketika penendang keempat Australia, Lucas Herrington, gagal setelah sepakannya menerpa mistar, bek Mesir Hossam Abdelmaguid maju sebagai eksekutor penentu. Dengan tenang, ia menyarangkan bola ke pojok bawah gawang untuk mengunci kemenangan adu penalti 4-2 bagi Mesir. Skuad asuhan The Pharaohs pun bersorak merayakan kelolosan bersejarah mereka ke babak 16 besar Piala Dunia 2026.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....