Zulfydar Kembali Pimpin PB ABTI Periode 2026-2030
- 27 Jul 2026 01:11 WIB
- Pontianak
RRI.CO.ID, Pontianak – Musyawarah Nasional (Munas) Pengurus Besar Asosiasi Bola Tangan Indonesia (PB ABTI) Tahun 2026 menetapkan Zulfydar Zaidar Mochtar kembali sebagai Ketua Umum PB ABTI periode 2026–2030. Kegiatan berlangsung penuh semangat dan demokratis di Hotel Mahkota Pontianak, Sabtu, 25 Juli 2026.
Keputusan tersebut diambil melalui dukungan mayoritas Pengurus Provinsi (Pengprov) ABTI dari seluruh Indonesia yang mengikuti forum tertinggi organisasi bola tangan nasional tersebut.
Usai terpilih, Zulfydar menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang kembali diberikan kepadanya untuk memimpin PB ABTI selama empat tahun ke depan.
"Kami bersyukur dan mengucapkan terima kasih kepada seluruh Pengprov yang kembali memberikan kepercayaan kepada kami untuk memimpin PB ABTI periode 2026–2030. Amanah ini akan kami jawab dengan kerja nyata demi meningkatkan prestasi bola tangan Indonesia," ujarnya.
Menurut Zulfydar, kepengurusan baru akan segera mempersiapkan sejumlah agenda nasional, di antaranya Kejuaraan Nasional Senior di Medan pada Oktober 2026, Kejuaraan Nasional Junior di Surabaya pada November 2026, serta mendukung penyelenggaraan PON Olahraga Pantai di Jakarta.
Selain itu, PB ABTI juga akan memperkuat pembinaan atlet untuk menghadapi berbagai kejuaraan internasional. Ia menilai capaian atlet bola tangan Indonesia di tingkat ASEAN dan SEA Games menjadi modal untuk meningkatkan prestasi hingga level Asia dan dunia.
Ketua Panitia Munas PB ABTI 2026, Cazanova, menyampaikan rasa syukur atas kelancaran penyelenggaraan Munas di Pontianak. Menurutnya, seluruh rangkaian agenda, mulai dari pembukaan, penyampaian laporan pertanggungjawaban, pembahasan program kerja, hingga pemilihan ketua umum, berlangsung tertib dan lancar.
"Kami mengapresiasi seluruh Pengprov yang hadir dan berpartisipasi aktif memberikan masukan demi kemajuan organisasi serta peningkatan prestasi bola tangan Indonesia," kata Cazanova.
Munas PB ABTI 2026 turut dihadiri sejumlah pejabat dan pemangku kepentingan olahraga, di antaranya perwakilan Kementerian Pemuda dan Olahraga RI, KONI Pusat, Komite Olimpiade Indonesia (KOI), tim review Kemenpora, serta Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat.
Keberhasilan penyelenggaraan Munas di Pontianak sekaligus menandai komitmen PB ABTI dan seluruh Pengprov untuk memperkuat konsolidasi organisasi, meningkatkan pembinaan atlet, serta mendorong prestasi bola tangan Indonesia di tingkat nasional maupun internasional.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....