APPSBI Kota Pontianak Optimistis Raih Medali di Forprov II Singkawang

  • 04 Jul 2026 13:24 WIB
  •  Pontianak

RRI.CO.ID, Pontianak – Asosiasi Perguruan Pencak Silat Budaya Indonesia (APPSBI) Kota Pontianak menatap penuh optimisme keikutsertaannya pada ajang Festival Olahraga Masyarakat Provinsi (Forprov) II Kalimantan Barat yang akan berlangsung di Kota Singkawang.

Kejuaraan ini menjadi momentum penting bagi APPSBI untuk membuktikan hasil pembinaan atlet yang telah dilakukan secara berkesinambungan sekaligus menjadi ajang pencarian atlet terbaik yang akan dipersiapkan menuju Festival Olahraga Nasional (Fornas) 2027.

Ketua APPSBI Kota Pontianak, Andhika Permana, mengatakan bahwa seluruh persiapan telah dilakukan secara matang.

Program latihan difokuskan pada peningkatan teknik, ketahanan fisik, mental bertanding, disiplin, serta kekompakan antaratlet dan pelatih.

Menurutnya, keberhasilan dalam sebuah kejuaraan tidak hanya ditentukan oleh kemampuan individu, tetapi juga oleh proses latihan yang konsisten, semangat pantang menyerah, dan dukungan seluruh pihak.

Pada Forprov II, APPSBI Kota Pontianak mengirimkan 19 atlet yang akan bertanding di enam kategori lomba. Seluruh atlet merupakan hasil pembinaan perguruan yang telah melalui proses seleksi dan evaluasi. Mereka diharapkan mampu menampilkan kemampuan terbaik, menjunjung tinggi sportivitas, serta membawa nama baik Kota Pontianak di tingkat provinsi.

Andhika Permana menegaskan bahwa target utama bukan hanya mengumpulkan medali, tetapi juga membangun regenerasi atlet pencak silat budaya yang mampu bersaing secara berkelanjutan. Menurutnya, prestasi harus dibangun melalui pembinaan jangka panjang sehingga atlet memiliki pengalaman bertanding, karakter yang kuat, serta rasa percaya diri ketika menghadapi kompetisi yang lebih tinggi.

Ia menjelaskan bahwa atlet-atlet yang berhasil meraih medali pada Forprov II akan diprioritaskan untuk dipersiapkan menghadapi Fornas 2027. Dengan demikian, setiap pertandingan di Singkawang menjadi bagian dari proses seleksi sekaligus pembuktian kualitas atlet APPSBI Kota Pontianak.

Harapannya, para atlet mampu menjadi tulang punggung kontingen Kalimantan Barat pada tingkat nasional. Selain fokus pada prestasi, APPSBI juga terus menanamkan nilai-nilai budaya, etika, dan sportivitas kepada seluruh atlet.

Pencak silat tidak hanya dipandang sebagai cabang olahraga, tetapi juga sebagai warisan budaya bangsa yang mengajarkan rasa hormat, disiplin, tanggung jawab, serta persaudaraan. Nilai-nilai tersebut diharapkan tetap melekat dalam setiap pertandingan maupun kehidupan sehari-hari para atlet.

Andhika turut menyampaikan apresiasi kepada para pelatih, ofisial, orang tua atlet, pemerintah daerah, dan seluruh pihak yang telah memberikan dukungan selama proses pembinaan. Ia menilai keberhasilan atlet merupakan hasil kerja sama seluruh elemen yang memiliki komitmen untuk memajukan pencak silat budaya di Kota Pontianak.

Menjelang keberangkatan ke Kota Singkawang, Andhika memberikan motivasi kepada seluruh atlet agar bertanding dengan penuh semangat, menjaga nama baik daerah, menaati seluruh peraturan pertandingan, serta menampilkan kemampuan terbaik tanpa rasa takut. Ia meyakini bahwa kerja keras selama latihan akan menjadi modal penting untuk meraih hasil maksimal.

Dengan bekal persiapan yang matang, semangat juang yang tinggi, dan dukungan penuh dari seluruh pengurus APPSBI Kota Pontianak, kontingen optimistis mampu mempersembahkan prestasi membanggakan pada Forprov II.

Keberhasilan tersebut diharapkan menjadi pijakan awal menuju prestasi yang lebih tinggi pada Fornas 2027 sekaligus memperkuat eksistensi APPSBI Kota Pontianak sebagai salah satu kekuatan pembinaan pencak silat budaya di Kalimantan Barat.

Baca juga: Forprov II Kalbar di Singkawang Siap Digelar, Peserta Lampaui Target

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....