Forprov II Kalbar di Singkawang Siap Digelar, Peserta Lampaui Target

  • 21 Jun 2026 21:21 WIB
  •  Pontianak

RRI.CO.ID, Pontianak – Kota Singkawang bersiap menjadi tuan rumah perhelatan akbar Festival Olahraga Masyarakat Provinsi (Forprov) II Kalimantan Barat tahun 2026. Kegiatan yang dijadwal mulai taggal 5 hingga 12 Juli 2026 ini dipastikan akan berlangsung meriah dengan antusiasme peserta yang jauh melampaui ekspektasi. Sekretaris KORMI Kalimantan Barat, Cazanova, mengungkapkan bahwa persiapan teknis dan operasional di lapangan saat ini sudah mencapai tahap akhir.

"Alhamdulillah, koordinasi dengan panitia pelaksana di Kota Singkawang berjalan sangat baik. Hingga saat ini, persiapan sudah mencapai sekitar 85 persen, baik dari sisi lokasi maupun kesiapan kepanitiaan," ujar Cazanova usai menghadiri pelepasan kontingen Kota Pontianak, di aula rumah dinas Wakil Wali Kota Pontianak, Minggu, 21 Juni 2026.

Salah satu sorotan utama dalam Forprov II tahun ini adalah membludaknya jumlah peserta. Berdasarkan data entry by name yang ditutup pada Jumat (19/6/2026) lalu, jumlah atlet yang mendaftar tercatat mencapai lebih dari 2.600 orang.

Angka ini menunjukkan lonjakan signifikan dibandingkan gelaran Forprov pertama yang hanya diikuti sekitar 1.400 peserta. "Ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi kita di Kalimantan Barat. Antusiasme dan partisipasi masyarakat terhadap olahraga masyarakat terbukti meningkat drastis," tambah Cazanova.

Forprov II ini akan mempertandingkan total 22 cabang olahraga (cabor), yang terdiri dari 18 cabor kompetisi dan 4 cabor ekshibisi. Untuk mendukung suksesnya acara, panitia telah menyiapkan 8 lokasi (venue) strategis di Kota Singkawang, di antaranya kompleks STI, Mess Pemda, Kantor Wali Kota Singkawang, dan beberapa lokasi lainnya.

Cazanova juga memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Pemerintah Kota Singkawang yang telah memberikan dukungan penuh, terutama dalam penyediaan fasilitas venue pelaksanaan.

Mengacu pada amanah Ketua Umum KORMI Kalimantan Barat, Orison, Cazanova menekankan bahwa Forprov II bukanlah ajang yang semata-mata mengejar prestasi atau medali.

"Ini adalah momentum untuk mengajak masyarakat menjadi duta olahraga. Kami berharap para peserta dapat mengkampanyekan pola dan gaya hidup sehat di lingkungan masing-masing," jelasnya.

Menurutnya, kesehatan masyarakat memiliki dampak luas bagi daerah. Jika masyarakat Kalimantan Barat konsisten menjalani pola hidup sehat melalui olahraga, hal ini diyakini mampu menekan beban subsidi kesehatan dan menekan angka penggunaan BPJS, sehingga tercipta masyarakat yang lebih produktif dan sejahtera.

"Harapan kami, ajang ini sukses menjadi wadah pemersatu sekaligus langkah konkret menuju masyarakat Kalimantan Barat yang lebih bugar dan sehat," pungkasnya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....