Petinju Muda Ketapang Cris Omang Raih Sabuk Juara BySon lewat Kemenangan TKO

  • 09 Jun 2026 08:21 WIB
  •  Pontianak

RRI.CO.ID, Pontianak - Prestasi membanggakan kembali ditorehkan atlet muda Kalimantan Barat di cabang olahraga tinju. Cristian Omang More, petinju asal Kabupaten Ketapang, sukses merebut sabuk juara pada ajang BySon Boxing setelah menumbangkan lawannya lewat kemenangan Technical Knockout (TKO) di ronde pertama.

Petinju berusia 17 tahun yang masih tercatat sebagai siswa kelas XI SMA Negeri 1 Simpang Dua itu tampil impresif saat bertanding di Gedung Mantra PIK 2, Jakarta Utara, Sabtu, 6 Juni 2026 malam. Menghadapi Arasya, petinju tuan rumah asal DKI Jakarta, Cris langsung tampil agresif sejak bel pembuka dibunyikan.

Dominasi Cris berbuah hasil pada menit ketiga ronde pertama. Pukulan keras yang mengarah ke bagian rusuk dan kepala lawan membuat Arasya terjatuh ke kanvas dan tidak mampu melanjutkan pertandingan. Wasit pun menghentikan laga dan menetapkan Cris sebagai pemenang melalui TKO.

Kemenangan tersebut menambah deretan prestasi sasana tinju yang dibina Damianus Yordan. Sebelumnya, atlet satu sasana lainnya, Brendisi Ballo, juga berhasil meraih kemenangan pada ajang Jakarta Boxing League 2026 yang digelar akhir Mei lalu.

Di balik keberhasilannya di atas ring, Cris menyimpan perjalanan hidup yang tidak mudah. Kehadiran petinju nasional Daud Yordan di sisi ring menjadi suntikan motivasi tersendiri bagi remaja asal Banjur, Kabupaten Ketapang itu.

"Saya sangat termotivasi malam ini karena Om Daud Yordan menyaksikan saya berlaga langsung di sisi ring. Saya mengucapkan terima kasih kepada Tuhan yang melalui Om Daud, Om Dami, serta keluarga besarnya telah mendukung dan memberi kesempatan kepada saya untuk bisa sampai di sini. Jujur, jika hanya mengandalkan diri sendiri, saya tidak akan bisa. Saya ini hanya seorang anak yatim piatu, sejak usia tiga tahun saya sudah tidak memiliki orang tua lagi," ujar Cris di atas panggung sebelum pertandingan.

Cris mengaku perjalanan sebagai petinju ditempanya melalui latihan dan disiplin yang ketat sejak duduk di bangku sekolah dasar. Ia berlatih di Daud Boxing Club Kayong Utara hingga Matan Boxing Camp Ketapang di bawah bimbingan Damianus Yordan.

Dengan bekal pengalaman 27 kali bertanding dan enam kali menelan kekalahan, Cris kini menargetkan diri untuk terus berkembang dan suatu saat membela Kalimantan Barat pada ajang Pekan Olahraga Nasional (PON).

Pelatihnya, Damianus Yordan, menilai anak asuhnya memiliki potensi besar untuk melangkah lebih jauh di dunia tinju. Menurutnya, keberhasilan merebut sabuk juara ini baru merupakan langkah awal dari perjalanan panjang yang harus ditempuh.

"Cris harus mencontoh disiplin Boxing Senator jika ingin meraih juara dunia. Melalui kepromotoran Daud Promotion, ke depan saya yakin bisa mengantarkan Cris dan kawan-kawan merebut juara untuk Kalbar dan Indonesia," kata Damianus.

Sementara itu, promotor BySon Boxing, Sonny, turut memberikan apresiasi atas penampilan petinju muda asal Kalimantan Barat tersebut. Ia bahkan membuka peluang kerja sama dengan Daud Yordan untuk mengembangkan olahraga tinju di daerah.

"Istri saya asli Singkawang, jadi ke depan kami ingin mengadakan event tinju di Singkawang. Mudah-mudahan Ibu Wali Kota berkenan menyambut dan membantu program yang kami tawarkan. Kami ingin mengadakan event tinju untuk mengurangi dampak kenakalan remaja, sekaligus mengajak anak muda di Singkawang menjadi lebih produktif," ujarnya.

Keberhasilan Cris Omang menjadi bukti bahwa atlet-atlet muda Kalimantan Barat memiliki potensi besar untuk bersaing di level nasional. Dengan pembinaan yang berkelanjutan, bukan tidak mungkin nama Kalbar akan semakin diperhitungkan di dunia tinju Indonesia.

Baca juga: Bupati Ketapang Lepas Fun Bike Anniversary Pertama KSK Reborn

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....