TVRI Archery Club: Membidik Prestasi Nasional

  • 20 Jan 2026 12:51 WIB
  •  Pontianak

RRI.CO.ID, Pontianak - Olahraga panahan di Kalimantan Barat terus menunjukkan geliatnya. Salah satu wadah pembinaan yang konsisten mencetak bibit-bibit pemanah andal adalah TVRI Archery Club.

Di bawah asuhan pelatih Heru Supriyanto, klub ini menjadi tumpuan harapan bagi masa depan cabang olahraga (cabor) panahan di Kalbar.

Saat ini, TVRI Archery Club membina setidaknya 30 atlet. Meski jumlahnya cukup banyak, Heru mengakui bahwa intensitas kehadiran sangat bergantung pada jadwal para atlet yang mayoritas masih berstatus pelajar.

"Nama klub kami TVRI Archery Club, dengan total 30 atlet jika berkumpul semua. Yang aktif saat ini kebanyakan anak sekolah," ujar Heru Supriyanto saat ditemui di lokasi latihan, Selasa, 20 Januari 2026.

Dalam proses pembinaannya, klub ini menawarkan dua versi latihan memanah, yakni jenis busur tradisional dan nasional. Program latihan pun telah disusun secara sistematis agar kemampuan atlet terus terasah. Adapun lokasi latihan rutin dipusatkan di dua tempat strategis: Lapangan Panah TVRI dan Gallery Stadion Sultan Syarif Abdurrahman (SSA).

Bicara soal prestasi, TVRI Archery Club bukan pemain baru di kancah persaingan tinggi. Klub ini tercatat pernah mengorbitkan atlet hingga ke level nasional. Salah satu nama yang sempat membanggakan adalah Azmi Hamzah.

"Untuk prestasi, kita pernah menempatkan satu atlet di tingkat nasional. Bahkan, atas nama Azmi Hamzah, atlet kita pernah mengikuti seleksi nasional (seleknas) Asian Games, meskipun saat itu memang keberuntungan belum berpihak," kenang Heru.

Memiliki potensi besar, jalan menuju podium juara bukan tanpa hambatan. Heru Supriyanto membeberkan sejumlah kendala klasik yang masih membayangi para atlet, terutama terkait mahalnya harga peralatan panah.

"Kendala latihan cukup banyak, terutama pada harga busur panah yang cukup mahal. Selain itu, ketersediaan lokasi latihan yang representatif juga menjadi perhatian kami," tambahnya.

Namun, kendala tersebut tidak menyurutkan ambisi TVRI Archery Club. Fokus utama saat ini adalah mempersiapkan atlet Kalimantan Barat agar mampu bersaing di level nasional, khususnya membidik prestasi pada gelaran Pekan Olahraga Nasional (PON) 2028 mendatang.

Heru menekankan bahwa kemajuan olahraga panahan tidak bisa hanya bertumpu pada klub dan pelatih semata. Diperlukan sinergi yang kuat antara masyarakat dan pemerintah daerah.

"Kami berharap adanya kolaborasi yang lebih erat antara masyarakat dan pemerintah. Dukungan nyata sangat dibutuhkan untuk memajukan olahraga di Kalbar, khususnya cabang olahraga panah, agar kita bisa melihat lebih banyak pemanah kita berdiri di podium nasional," ujarnya.

Baca juga: SKY FC Sungai Kunyit, Kuda Troya Liga 4

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....