Soal PLTN, Pemprov Kalbar Akan Fasilitasi Kajian Lingkungan

  • 13 Sep 2023 16:25 WIB
  •  Pontianak

KBRN, Pontianak: Dewan Energi Nasional (DEN) telah mengkaji potensi lokasi Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) dan terbanyak di Kalimantan Barat.

Adapun menurut informasi diperoleh, kawasan sekitar Pantai Gosong dan Pulau Semesak Kabupaten Bengkayang, Kalimantan Barat, menjadi salah satu yang diusulkan sebagai lokasi pembangunan PLTN pertama di Indonesia.

Menanggapi hal tersebut, Pj Gubernur Kalimantan Barat, Harisson mengatakan Pemerintah Provinsi Kalbar akan memfasilitasi kajian terkait pembangunan PLTN. Namun, hal itu masih membutuhkan kajian mendalam terkait aspek lingkungan.

"Kita siap fasilitasi, tapi memang perlu diperdalam lagi kajian-kajian lingkungan terhadap pembangkit listrik ini," katanya Selasa (12/9/2023).

Harisson juga menjelaskan, dengan adanya Ibu Kota Negara (IKN) di Pulau Kalimantan pastinya akan meningkatkan minat investasi yang sangat tajam. Otomatis, ini juga bakal meningkatkan konsumsi tenaga listrik, karena menurutnya yang paling efisien adalah dengan menggunakan tenaga nuklir.

"Tentunya ini akan dibarengi dengan kebutuhan konsumsi pemasok tenaga listrik dan yang paling efesien itu memang tenaga nuklir," jelasnya.

Lebih lanjut tambah Harisson, tenaga nuklir sendiri sebenarnya cukup aman, hanya saja memang masih perlu pengkajian dari segi lingkungan. Seperti contoh untuk dunia kedokteran, penggunaan diagnostik khususnya di RSUD dr. Soedarso sudah menggunakan kedokteran nuklir dan aman dari segi kesehatan. Bahkan, sangat membantu penegakkan diagnostik.

"Sebenarnya sudah kita coba juga untuk alat-alat diagnostik itu di RSUD dr Soedarso itu sudah menggunakan diagnostik kedokteran nuklir dan aman dari segi kesehatan bahkan sangat membantu untuk penegakan diagnostiknya," tutupnya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....