Menhan RI Berikan Anugerah Satyalencana Dharma Samudera kepada 361 Personel JSDF
- 30 Sep 2026 18:05 WIB
- Pontianak
RRI.CO.ID, Mempawah - Menteri Pertahanan Republik Indonesia (Menhan RI) Jenderal TNI (Purn) Sjafrie Sjamsoeddin memberikan anugerah Tanda Kehormatan Republik Indonesia Satyalencana Dharma Samudera kepada 361 personel tentara bela diri Jepang atau Japan Self-Defense Force (JSDF) atas dukungan membantu penanganan karhutla di kapal perang amfibi JS Kunisaki LST-4003 yang bersandar di Pelabuhan Internasional Kijing Mempawah. Rabu, 30 September 2026 siang.
Penyematan Satyalancana Dharma Samudera secara simbolis dilakukan kepada tiga perwakilan pimpinan JDR, yakni Commander Deployed Task Force Kolonel Nakahara Shunji, Commander Maritime Deployed Task Force Kolonel Noma Toshihide, dan Commander Aviation Unit Letnan Kolonel Wakatsuki Shinichi.
Menhan Sjafrie mengatakan, penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi Pemerintah Republik Indonesia kepada 361 personel Jepang atas dukungan dalam penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Indonesia khususnya di Kalbar selama 15 hari, mulai 10 hingga 30 September 2026.
"Persahabatan yang sudah terjalin selama ini, diharapkan tidak hanya sampai saat membantu pemadaman karhutla di Kalimantan saja, melainkan juga bisa terus terjalin sampai kapanpun. Karena apa yang sudah dilakukan oleh negara Jepang ini merupakan suatu kerjasama yang erat antara kedua bangsa," kata Menhan Sjafrie.
Menurut Menhan Sjafrie, kehadiran JS Kunisaki dan helikopter water bombing Jepang Chinook CH-47 menjadi bagian dari dukungan misi kemanusiaan Jepang untuk Republik Indonesia dalam menghadapi bencana karhutla. Dukungan bantuan yang diberikan selama karhutla dinilai sudah terintegrasi dengan upaya penanganan yang dilakukan TNI dan BNPB di Kalbar.
"Semua ini merupakan suatu kerjasama yang erat antara kedua negara antara Indonesia dan Jepang, kami dari Pemerintah Republik Indonesia menginginkan kerjasama ini tidak hanya diwujudkan melalui dialog maupun latihan militer, tetapi juga melalui aksi kemanusiaan ketika masyarakat menghadapi bencana," ucap Menhan Sjafrie.
Sjafrie menjelaskan, selama penanganan karhutla di Kalbar, tentara Jepang terlibat langsung dalam proses pemadaman dengan mengerahkan 3 helikopter water bombing CH-47 Chinook untuk memadamkan karhutla di wilayah Kalbar.
"Kerjasama kedua negara ini (Indonesi-Jepang) tidak hanya dibidang pertahanan, melainkan juga menyangkut kolaborasi hubungan ekonomi dan pertahanan antara kedua negara," tutur Menhan Sjafrie, mengharapkan.
Sementara itu, Duta Besar Jepang untuk Indonesia Ueno Atsushi mengatakan, selama ini negara Jepang juga sudah banyak melakukan kerjasama dibidang pertahanan dan akan kami diperkuat kolaborasi di bidang ekonomi dan pertahanan.
"Namun bagi kami, ini yang pertama kali kami lakukan untuk pemadaman di beberapa titik kebakaran bagi pasukan bela diri Jepang dan bantuan ini juga mendapatkan apresiasi dari Pemerintah Indonesia. Kami ucapkan terima kasih kepada Pemerintah Indonesia atas penghargaan yang diberikan kepada 361 tentara Jepang," kata Ueno Atsushi.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....