Minim Visibility, Cessna Grand Caravan 208B Berhasil Lakukan OMC di 4 Kabupaten
- 21 Sep 2026 23:13 WIB
- Pontianak
RRI.CO.ID, Pontianak - Minimnya kondisi jarak pandang (visibility) yang terjadi pada hari ini, Senin, 21 September 2026 diangka 500 meter berdampak tidak dilakukannya pemadaman karhutla melalui water bombing oleh 9 helikopter milik BNPB. Meski demikian, satgas udara yang dilakukan pesawat Cessna Grand Caravan 208B berhasil melaksanakan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) di 4 Kabupaten di Kalimantan Barat (Kalbar)
Mitra BNPB, pengoprasian Pesawat Cessna Grand Caravan 208B, operator PT. Makson Sukses Pratama Abdul Manan mengatakan, pada hari ini Cessna Grand Caravan 208B telah melakukan 2 sortie OMC. Sortie pertama dilakukan di area Kabupaten Sanggau dan Ketapang dengan membawa bahan semai sebanyak 1.000 kilogram natrium klorida (NaCl).
"Untuk sortie kedua, kami berhasil melakukan OMC di area Kabupaten Bengkayang dan Landak dengan membawa bahan semai sebanyak 1.000 kilogram NaCl. Dari 4 kabupaten ini, kami membawa bahan semai sebanyak 2.000 kilogram NaCl," kata Abdul Manan kepada RRI Pontianak, usai mengikuti briefing bersama tim terpadu penanganan karhutla Kalbar di ruang rapat Pusdalops BPBD Kalbar. Senin, 21 September 2026 malam.
Abdul Manan menjelaskan, untuk perencanaan OMC pada Selasa, 22 September 2026 besok, pihaknya masih melihat lokasi potensi awan hujan yang akan di semai. Jadi, untuk pelaksanaan OMC ini, pihaknya tidak bisa menentukan lokasi yang akan disemai, sebelum mendapatkan informasi dan data dari BMKG Supadio.
"Dari hasil OMC yang dilakukan hari ini di 4 Kabupaten ini, kami mendapatkan laporan telah terjadi hujan di sejumlah daerah di Kalbar. Turunnya hujan ini, selain dari hasil OMC juga terdapat hujan alami dengan intensitas ringan hingga sedang seperti di Kabupaten Sambas, Bengkayang dan Melawi," ujar Abdul Manan, menjelaskan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....