Pegadaian Perkuat Keberlangsungan Bisnis dengan Sertifikasi ISO 22301
- 20 Sep 2026 15:51 WIB
- Pontianak
RRI.CO.ID, Pontianak - PT Pegadaian memperkuat ketangguhan bisnis dengan mempertahankan sertifikasi ISO 22301:2019, guna memastikan layanan tetap berjalan saat terjadi gangguan. Sertifikasi Sistem Manajemen Keberlangsungan Usaha atau Business Continuity Management System (BCMS) tersebut diberikan British Standards Institution (BSI), sebagai lembaga independen berstandar internasional.
Sekretaris Perusahaan PT Pegadaian, Dwi Hadi Atmaka, mengatakan sertifikasi ISO 22301:2019 dilakukan secara rutin dan berkelanjutan untuk memastikan kesiapan operasional perusahaan. “Sertifikasi ini merupakan bentuk pengakuan dari lembaga inwdependen berstandar internasional sekaligus wujud nyata komitmen Pegadaian membangun sistem operasional yang tangguh dan andal,” ujar Dwi, Jumat, 18 September 2026.
Ia mengatakan, penerapan BCMS membuat Pegadaian memiliki kesiapan dalam menghadapi berbagai situasi, termasuk krisis, pandemi, maupun kondisi luar biasa lainnya. “Saat krisis, pandemi atau kondisi luar biasa lainnya, Pegadaian tetap setia melayani masyarakat melalui layanan gadai. Kami juga memastikawn aset yang dititipkan masyarakat tetap aman dan terjaga dengan baik,” katanya.
Menurut Dwi, keberlangsungan layanan menjadi bagian penting dari perjalanan Pegadaian yang telah melayani masyarakat Indonesia sejak 1901 dan terus bertransformasi mengikuti kebutuhan masyarakat.
Sementara itu, Pemimpin Wilayah PT Pegadaian Kanwil IV Balikpapan, Rinaldi Lubis, mengatakan penerapan BCMS memastikan kesiapan sumber daya manusia, proses bisnis, infrastruktur, serta koordinasi antarunit. “Diraihnya kembali sertifikasi ISO 22301:2019 menjadi bukti bahwa keberlangsungan usaha dan ketangguhan operasional merupakan komitmen yang terus kami jaga,” ujar Rinaldi.
Rinaldi menegaskan, BCMS tidak hanya ditujukan untuk memenuhi standar, tetapi juga membangun budaya kerja yang meningkatkan kesadaran risiko dan kesiapan menghadapi kondisi tidak terduga. “Ketangguhan bukan hanya tentang bagaimana menghadapi gangguan, tetapi juga bagaimana memastikan pelayanan tetap hadir, aset dan kepercayaan nasabah tetap terjaga, serta proses bisnis dapat segera pulih,” katanya.
Ia menambahkan, pencapaian tersebut menjadi dorongan bagi seluruh jajaran Kanwil IV Balikpapan untuk meningkatkan kesiapsiagaan, memperkuat kolaborasi, dan melakukan perbaikan berkelanjutan agar layanan Pegadaian tetap andal di seluruh wilayah Kalimantan.
Baca juga: Pegadaian Bekali 580 Mahasiswa Untan dengan Literasi Keuangan dan Kewirausahaan
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....