Krisis Air Bersih, AWC Polres Kubu Raya Jadi Armada Distribusi Air Siap Konsumsi

  • 08 Sep 2026 13:44 WIB
  •  Pontianak
Poin Utama
  • AWC Polres Kubu Raya
  • Armada air bersih di tengah krisis air
  • 36 ton air bersih

RRI.CO.ID, Kubu Raya - Kendaraan taktis Armoured Water Cannon (AWC) biasanya identik dengan pengamanan massa. Namun, di tengah krisis air bersih akibat kemarau panjang di Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat, kendaraan itu mengambil peran berbeda.

Tangki AWC Sat Sabhara Polres Kubu Raya kini digunakan membawa air bersih siap konsumsi untuk warga yang kesulitan mendapatkan kebutuhan dasar tersebut. Sejak Rabu, 2 September hingga Senin, 7 September 2026, sebanyak 36.000 liter atau 36 ton air bersih telah didistribusikan ke enam titik di Kabupaten Kubu Raya. Distribusi menyasar Dusun Teluk Lais, Dusun Lintang Batang, Jalan Parit Haji Muksin, Terminal ALBN Kuala Ambawang dan Yayasan Bhakti Suci, Desa Parit Baru.

Perubahan fungsi itu berlangsung di tengah kemarau panjang yang membuat air bersih semakin sulit diperoleh. Pada saat bersamaan, asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla) masih menyelimuti wilayah Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat. Sebelumnya, AWC menjalankan misi dalam penanganan karhutla.

Di Dusun Lintang Batang, kendaraan tersebut membantu memadamkan api serta memasok dan melangsir air kepada petugas dan relawan ketika sumber air sulit dijangkau. Kebakaran saat itu bahkan mengancam SPBU dan permukiman warga.

Kini, kendaraan yang sama kembali bergerak. Bukan untuk menghadapi massa, melainkan membawa air bersih siap konsumsi bagi masyarakat yang membutuhkan. Di Dusun Teluk Lais, Desa Persiapan Kuala Bakung, Kecamatan Sungai Ambawang, AWC Sat Samapta Polres Kubu Raya menyalurkan 6.000 liter air bersih siap konsumsi kepada sekitar 170 kepala keluarga.

Distribusi kemudian berlanjut ke dua lokasi di Dusun Lintang Batang dengan penerima manfaat sekitar 300 warga. Di Jalan Parit Haji Muksin, Desa Sungai Raya, sekitar 112 warga menerima bantuan air bersih siap konsumsi. Sementara di Terminal ALBN, Desa Kuala Ambawang, Kecamatan Sungai Ambawang, sebanyak 87 warga mendapatkan pasokan air yang tentunya siap konsumsi.

Pada hari ini, Senin 7 September 2026, distribusi kembali dilakukan di Yayasan Bhakti Suci, Desa Parit Baru, Kecamatan Sungai Raya. Sedikitnya 111 warga menerima bantuan air siap konsumsi.

Bagi warga, bantuan tersebut hadir ketika air bersih menjadi kebutuhan yang sulit diperoleh. Asun, warga Parit Baru, mengatakan keterbatasan air telah mengganggu aktivitas masyarakat.

“Air bersih itu kebutuhan paling dasar. Ketika air sulit didapat, aktivitas masyarakat ikut terganggu. Bantuan seperti ini sangat berarti karena datang ketika warga memang sedang membutuhkan. Saya juga berpesan kepada warga agar peduli dan mau berbagi kepada warga yang belum mendapatkan air bersih,” tutur Asun.

Yordanus, warga Lintang Batang, mengatakan masyarakat di wilayahnya menghadapi persoalan ganda karena kesulitan air bersih dan masih merasakan dampak asap karhutla.

“Kami sangat terbantu. Dalam kondisi seperti sekarang, air bersih bukan lagi sekadar kebutuhan rumah tangga, tetapi menjadi sesuatu yang benar-benar dicari masyarakat. Kami berterima kasih karena Polres Kubu Raya hadir langsung membantu warga,” ujar Yordanus.

Suciyani, warga Jalan Parit Haji Muksin, juga merasakan manfaat bantuan tersebut. “Bantuan ini sangat berarti bagi kami. Saat air bersih sulit, masyarakat tentu kebingungan memenuhi kebutuhan sehari-hari. Kehadiran Polres Kubu Raya membawa air langsung kepada warga membuat kami merasa tidak sendiri menghadapi kondisi ini,” ujar Suciyani.

Kapolres Kubu Raya AKBP Rensa S. Aktadivia melalui Kasubsi Penmas Aiptu Ade mengatakan distribusi air merupakan bagian dari upaya Polri membantu masyarakat memenuhi kebutuhan dasar.

“Polri hadir bukan hanya ketika masyarakat membutuhkan pelayanan keamanan, tetapi juga ketika masyarakat menghadapi persoalan kemanusiaan. Dalam kondisi kekurangan air bersih seperti saat ini, kami berupaya hadir untuk membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat,” ujar Ade.

Menurut Ade, distribusi air yang telah mencapai 36.000 liter sejak 2 September hingga 7 September 2026 tersebut akan terus dilanjutkan ke wilayah yang membutuhkan. “Kami berharap bantuan yang diberikan dapat benar-benar dirasakan manfaatnya dan sedikit meringankan beban masyarakat Kubu Raya yang membutuhkan air bersih siap konsumsi,” katanya.

Di lapangan, pendistribusian air diawasi langsung Wakapolres Kubu Raya Kompol Andri Syahroni bersama Aiptu Adang, Aiptu Tarmizi, Aiptu Ade, Aiptu Bambang dan para Bhabinkamtibmas. AWC yang selama ini dikenal sebagai kendaraan taktis pengendali massa kini menunjukkan wajah berbeda.

Ketika karhutla mengancam permukiman, kendaraan itu membawa air untuk membantu pemadaman. Ketika kemarau membuat warga kesulitan memperoleh air bersih, tangkinya kembali bergerak menuju permukiman.

Dari kendaraan taktis pengendali massa menjadi kendaraan kemanusiaan. Dari menghadapi situasi genting hingga mengantarkan kebutuhan paling dasar masyarakat.

Baca juga: Pemuda Muhammadiyah Kubu Raya Bagikan Masker dan Vitamin

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....