Menteri PU Apresiasi Dukungan TNI dan Danantara
- 29 Mei 2026 14:35 WIB
- Pontianak
RRI.CO.ID, Pontianak - Pembangunan tiga Sekolah Rakyat di Kalimantan Barat kini dikebut dengan tambahan tenaga kerja dan dukungan pendanaan besar. Pemerintah menargetkan seluruh proyek rampung pada 20 Juni 2026 agar bisa langsung digunakan pada Tahun Ajaran Baru 2026/2027 mendatang.
Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo mengatakan percepatan pembangunan tidak akan berjalan maksimal tanpa dukungan lintas sektor, terutama dari Danantara dan TNI. Hal itu disampaikan Dody saat meninjau langsung progres pembangunan Sekolah Rakyat di Singkawang, Kamis, 28 Mei 2026.
Tiga proyek Sekolah Rakyat (SR) yang saat ini dikerjakan di Kalimantan Barat meliputi SR Pontianak, SR Singkawang, dan SR Pemprov Kalbar. Menurut Dody, tantangan utama pembangunan saat ini adalah keterbatasan waktu pelaksanaan dan tingginya kebutuhan tenaga kerja di lapangan.
“Saya mengapresiasi dukungan Danantara, khususnya Pak Dony Oskaria, yang membantu mendorong pendanaan agar pekerjaan di lapangan bisa terus berjalan,” ujar Dody.
Ia juga menyampaikan terima kasih kepada Panglima TNI atas dukungan personel yang diterjunkan membantu percepatan pembangunan. “Saya juga berterima kasih kepada Panglima TNI atas bantuan tenaga yang diberikan untuk mendukung percepatan pembangunan Sekolah Rakyat,” katanya.
Menurut dia, dukungan tersebut sangat membantu pemerintah mengatasi berbagai kendala teknis di lapangan, mulai dari percepatan pekerjaan konstruksi hingga distribusi material bangunan.
Untuk mengejar target penyelesaian, pemerintah menambah jumlah tenaga kerja hingga 1.200 orang dengan sistem kerja dua shift siang dan malam. Selain itu, pemerintah juga membangun batching plant onsite guna mempercepat pasokan beton dan material konstruksi selama proses pembangunan berlangsung.
Sejumlah alat berat tambahan turut didatangkan ke lokasi proyek, seperti excavator, truck mixer, mobile crane, hingga concrete pump. Dody menegaskan keterlibatan personel TNI akan terus dioptimalkan apabila terjadi kekurangan tenaga kerja selama proses pembangunan berlangsung.
Sementara itu, dukungan Danantara diharapkan terus berlanjut untuk membantu pembiayaan berbagai program prioritas pemerintah, khususnya pembangunan fasilitas pendidikan bagi masyarakat kurang mampu. “Program Sekolah Rakyat ini menjadi bagian penting upaya pemerintah mendukung pengentasan kemiskinan ekstrem melalui akses pendidikan yang lebih layak,” ujarnya.
Berdasarkan data per 27 Mei 2026, progres kumulatif pembangunan Sekolah Rakyat di Kalimantan Barat telah mencapai 45,95 persen dan pemerintah optimistis seluruh proyek dapat selesai tepat waktu.
Baca juga: Sekolah Rakyat Singkawang Dikebut Kejar Tahun Ajaran Baru
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....