BBM Langka, Pemuda Katolik Komcab Pontianak Desak Pemerintah Bertindak Cepat
- 20 Mar 2026 12:25 WIB
- Pontianak
RRI.CO.ID, Pontianak - Kondisi kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) yang terjadi di Kota Pontianak dalam beberapa waktu terakhir telah menimbulkan keresahan di tengah masyarakat. Antrean panjang di sejumlah SPBU bahkan berujung pada habisnya stok BBM, khususnya jenis Pertalite dan Pertamax.
Menanggapi situasi tersebut, Pemuda Katolik Komisariat Cabang (Komcab) Pontianak melalui Bidang UMKM menyampaikan keprihatinan sekaligus mendesak Pemerintah Kota Pontianak untuk segera mengambil langkah konkret dan cepat dalam mengatasi persoalan ini. Bidang UMKM Pemuda Katolik Komcab Pontianak, Tri Kukuh T. David, menyampaikan bahwa kondisi kelangkaan ini tidak hanya berdampak pada aktivitas masyarakat sehari-hari, tetapi juga berpotensi dimanfaatkan oleh oknum tidak bertanggung jawab untuk melakukan penimbunan BBM.
“Situasi seperti ini sangat rentan dimanfaatkan oleh spekulan yang menimbun BBM demi keuntungan pribadi. Hal ini tentu akan memperburuk kondisi distribusi dan ketersediaan BBM di masyarakat,” ujar Tri, Jumat, 20 Maret 2026.
Selain itu, kondisi antrean panjang dan kelangkaan BBM juga berpotensi memicu kepanikan masyarakat. Ketika masyarakat merasa khawatir akan kekurangan BBM, mereka cenderung membeli dalam jumlah lebih banyak atau menyimpan cadangan sendiri. Fenomena ini justru mempercepat habisnya stok yang tersedia di lapangan.
“Ketika masyarakat panik, maka permintaan akan meningkat secara tidak wajar. Setiap orang berusaha mengamankan stoknya sendiri, dan ini justru memperparah kelangkaan,” katanya.
Oleh karenanya, Pemuda Katolik Komcab Pontianak memberikan beberapa poin penting sebagai rekomendasi kepada Pemerintah Kota Pontianak Pertama, memastikan ketersediaan stok BBM tetap aman dan mencukupi, khususnya di seluruh SPBU di wilayah Kota Pontianak.
Kedua, melakukan pengawasan ketat terhadap distribusi BBM untuk mencegah praktik penimbunan dan penyalahgunaan.
Ketiga, menyampaikan informasi yang transparan kepada masyarakat terkait kondisi stok BBM agar tidak menimbulkan spekulasi dan kepanikan.
Keempat, berkoordinasi dengan Pertamina dan pihak terkait untuk menjaga kelancaran distribusi BBM.
Pemuda Katolik Komcab Pontianak menegaskan bahwa stabilitas pasokan BBM sangat penting untuk menjaga aktivitas ekonomi, khususnya bagi pelaku UMKM yang sangat bergantung pada kelancaran distribusi dan mobilitas.
“Kami berharap Pemerintah Kota Pontianak dapat segera memastikan bahwa pasokan BBM tersedia dengan baik dan tidak terjadi kekosongan di SPBU. Dengan demikian, rasa panik masyarakat dapat diredam dan aktivitas ekonomi tetap berjalan normal,” katanya, mengakhiri penjelasannya.
Baca juga: Antrean BBM di SPBU Kota Baru Pontianak Lebih dari 1 Kilometer
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....