Rakernas LPTQ 2025: Rekomendasi Penggabungan MTQ dan STQ
- 21 Nov 2025 20:58 WIB
- Pontianak
KBRN, Pontianak: Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur'an (LPTQ) yang sedang berlangsung di Hotel Grand Zuri BSD City sejak 19 November 2025, telah mencapai tahap pembahasan krusial menuju penutupan, Jumat (21/11/2025).
Mengusung tema “Penguatan tugas dan fungsi menuju LPTQ Berdampak”, Rakernas tahun ini menargetkan transformasi total, agar LPTQ tidak hanya sukses dalam penyelenggaraan acara, tetapi mampu memberikan dampak (imfactful) kepada masyarakat, mulai dari kedamaian hingga penguatan ekonomi umat.
Salah satu isu terbesar yang menguat menjadi rekomendasi strategis dalam Rakernas ini adalah pertimbangan penggabungan Seleksi Tilawatil Qur'an (STQ) dan Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ).
Rekomendasi ini didorong sebagai langkah efisiensi program kerja dan fokus pada internalisasi nilai Al-Qur'an. Sejalan dengan upaya menguatkan fokus di akar rumput, Rakernas juga menginstruksikan bahwa KUA Kecamatan dapat menjadi Sekretariat LPTQ tingkat kecamatan dan berfungsi sebagai lembaga multifungsi serta pusat gerakan Al-Qur'an.
Acara dibuka secara resmi oleh Plt. Direktur Penerangan Agama Islam Ahmad Jayadi dan terus dipantau oleh Tenaga Ahli Menteri Agama RI, M. Ainul Yaqin. Pembahasan menekankan bahwa pembangunan fisik dan psikis sama pentingnya, sehingga juara LPTQ harus berdampak pada stabilitas dan kedamaian masyarakat.
Berbagai delegasi daerah turut serta aktif, termasuk perwakilan Provinsi Kalimantan Barat yang hadir untuk menyelaraskan program daerah tahun 2025 dengan rekomendasi nasional. Delegasi Kalimantan Barat yang hadir meliputi: H. Mulyadi (Kepala Biro Kesra Provinsi Kalimantan Barat), Brigjen Pol (Purn) Andi Musa (Ketua LPTQ Provinsi Kalimantan Barat), H. Rohadi (Kepala Bidang Penerangan Agama Islam, dan Pemberdayaan Zakat dan Wakaf), dan Lukman Hakim (Admin LPTQ).
Selain rekomendasi penggabungan event dan penguatan peran KUA, Rakernas juga memperkuat dua pilar penting lainnya, yaitu digitalisasi total dalam MTQ untuk menjamin profesionalitas, serta sistem manajemen talenta dari level terkecil (RT/RW) hingga nasional, diikuti program pemberdayaan nyata bagi para juara di semua jenjang.
Ditemui di tempat acara, Rohadi selaku Kepala Bidang Penerangan Agama Isalam, dan Pemberdayaan Zakat dan Wakaf (Penaiszawa) menuturkan bahwa Rakernas dapat berlangsung dengan baik dan sukses serta menghasilkan berbagai inovasi baik bagi peningkatan kualitas LPTQ ke depannya.
"Rakernas LPTQ 2025 diharapkan dapat merumuskan langkah konkret untuk LPTQ yang profesional dan berdampak bagi masyarakat," katanya.
Baca juga: Ria Norsan Ajak Masyarakat Kayong Sukseskan MTQ 2026
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....